Kaban Kesbangpol Riau : Fitnah, Tak Benar Saya Lakukan Pelecehan Verbal dan Manipulasi Jabatan
Pekanbaru, Detak Indonesia — Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kaban Kesbangpol) Provinsi Riau Jenri Simon Ginting meluruskan dan memberikan klarifikasi sekaligus membantah adanya pemberitaan yang menuding dirinya melakukan dugaan pelecehan verbal yang dialami junior IPDN langsung di ruang kerja sang pejabat.
Kaban Kesbangpol Riau Jenri Simon Ginting yang diwawancara wartawan media ini di ruang kerjanya Rabu siang (30/7/2025) menegaskan hal tersebut.
"Tak benar saya melakukan pelecehan verbal terhadap junior yang baru lulus IPDN itu, fitnah itu," tegas Kaban Kesbangpol Riau Jenri Simon Ginting kepada pers di ruang kerjanya Rabu siang (30/7/2025).
Sebagaimana diberitakan media sebelumnya, nama Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Riau, JSG, kembali menjadi sorotan tajam usai seorang alumni baru lulusan IPDN, berinisial T, melaporkan dugaan tindakan pelecehan verbal yang dialaminya langsung di ruang kerja sang pejabat.
Korban T mengaku dipanggil oleh JSG dengan alasan akan ditempatkan sebagai ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau. Namun, janji itu tidak pernah terealisasi. Sebaliknya, T justru mengalami pengalaman menyakitkan dalam pertemuan tersebut.
"Saya baru lulus dari IPDN. Diundang ke ruangannya katanya untuk penempatan tugas ke provinsi. Tapi yang terjadi malah pembicaraan melebar ke hal-hal pribadi, nada sindiran, dan tekanan psikologis," ujar T.
Tulis Komentar