Dugaan Pelecehan Verbal & Manipulasi Jabatan Kepala Kesbangpol Riau yang Disorot Junior Alumni IPDN

Kaban Kesbangpol Riau : Fitnah, Tak Benar Saya Lakukan Pelecehan Verbal dan Manipulasi Jabatan

Di Baca : 10838 Kali
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kaban Kesbangpol) Provinsi Riau Jenri Simon Ginting. (tsi)
 

Menurut T, JSG kerap menggunakan bahasa yang menyudutkan dan terkesan mempermalukan, dibungkus dengan candaan sarkastik yang memojokkan.

“Saya merasa dijatuhkan secara halus, bukan diberikan arahan. Padahal saya juniornya di kampus. Tapi yang saya dapat justeru perlakuan seolah saya tidak layak,” tambahnya.

Modus Lama yang Terulang?

Berdasarkan penelusuran awak media, dugaan seperti ini bukan kali pertama menyeruak. Saat masih menjabat sebagai Asisten I di Pemprov Riau, JSG juga diduga merekrut sejumlah junior IPDN untuk menjadi bagian dari sebuah grup yang membahas “robot trending” dan aktivitas digital lainnya di ruang kerja Asisten I.

"Waktu beliau masih di Asisten I, sering undang junior ke ruangannya, katanya untuk program strategis digital. Tapi nyatanya, banyak yang merasa ditipu, karena diminta ikut proyek yang tidak jelas dan malah mengalami kerugian finansial,” ungkap salah satu alumni IPDN angkatan 27 yang meminta namanya dirahasiakan.

Sejumlah korban mengaku telah menghabiskan uang jutaan rupiah untuk program tersebut, namun tidak pernah mendapatkan kejelasan maupun imbal balik. Anehnya, isu ini tenggelam begitu saja, diduga karena pengaruh jabatan dan status senioritas JSG di lingkungan kampus kedinasan.

Krisis Moralitas di Kalangan Pejabat Publik

Kasus ini memantik diskusi serius di kalangan ASN muda dan komunitas alumni IPDN. Seorang tokoh ASN senior menilai bahwa sikap JSG telah menodai nilai-nilai dasar pembinaan ASN dan semangat kaderisasi di lingkungan kedinasan.







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar