Plt Kadis LHK Riau Buka Pelatihan Keterampilan Terjual Dukung P-5 Ketahanan Pangan
Di dalam landscape GSK-BB terdapat tasik yang mempunyai fungsi ekonomi bagi masyarakat sekitar karena merupakan sumber ikan untuk dikonsumsi. Jumlah sungai yang telah diberi nama di GSK-BB sebanyak 156 sungai yang berada pada 5 SUB DAS dan tiga Kawasan Hidrologi Gambut (KHG) serta menyimpan sekitar 59.000 ton cadangan karbon.
Gambut di landscape GSK-BB terutama di bagian timur Suaka Margasatwa GSK-BB mempunyai bentuk klasik yaitu kubah (dome) yang lebih dalam pada bagian tengah dan lebih dangkal pada bagian pinggirnya. Bentuk kubah ini sangat berarti untuk tendon air (aquifer) terutama di musim kemarau karena di musim kemarau kemampuan gambut menyerap air tergantung pada ketebalan, kualitas dan densitasnya.
Bagian selatan dari kawasan ini terdapat kegiatan okupasi dengan cara mengkonversi menjadi kebun sawit.
Secara umum konversi di daerah Bukit Batu lebih aman. Ada zona khusus aktivitas masyarakat yakni kebun karet, di dalam kawasan GSK bahkan terdapat 1 kampung yang menjadi bagian dari desa di dalam kawasan dan keberadaannya sudah jauh lebih lama sebelum kawasan ditetapkan.
Aktivitas penebangan liar rata-rata berada pada lokasi bergambut dan ini menjadi tantangan. Dari hasil identifikasi yang pernah dilakukan pelaku berasal dari luar kawasan desa sekitar. Upaya untuk meminimalisir dari tekanan adalah dengan membuat masyarakat tidak terlalu tergantung pada kawasan ini.
Kegiatan internal sudah banyak dilakukan seperti pemantauan, perlindungan kawasan, penyusunan dokumen perencanaan kawasan, pemberdayaan masyarakat, pemulihan ekosistem serta menggali potensi kawasan.
Tulis Komentar