Tersebar Di Pulau Sumatera dan Kalimantan

Lindungi 14.000 Ha HCV, Ini Langkah PalmCo Menjaga Spesies Langka

Di Baca : 584 Kali
PalmCo mengelola lebih dari 14.000 hektare kawasan HCV yang tersebar pada 96 lokasi di Pulau Sumatera (Andalas) dan Kalimantan (Borneo). Kawasan itu mencakup habitat penting bagi sejumlah spesies langka dan terancam punah, seperti Gajah Sumatera, Harimau Sumatera, serta berbagai jenis primata, unggas, dan tumbuhan endemik lainnya. (Dok. Humas PTPN IV Regional III)
 

“Kawasan konservasi bukanlah ruang mati dalam lansekap bisnis perkebunan, melainkan ruang hidup yang memiliki nilai ekologis dan sosial bagi masyarakat maupun generasi mendatang,” ucapnya.

“Kami percaya bahwa apa yang kami jaga hari ini akan menjadi warisan ekologis berharga bagi anak cucu kita kelak. Melalui pengelolaan kawasan HCV yang konsisten dan berintegritas, sehingga flora dan fauna yang ada dapat terus lestari dan memberikan manfaat bagi kehidupan yang berkelanjutan,” tutup Jatmiko.

Di PTPN IV Regional III, hamparan hutan asri nan rimbun yang menjadi rumah bagi beragam satwa dan unggas endemik.

Mulai dari primata, kukang, hingga burung rangkong yang kini mulai jarang ditemui, tumbuh dan berkembang berdampingan dengan para karyawan perusahaan di sana. Tanaman hutan seperti meranti dan mahoni serta jati yang berusia puluhan hingga ratusan tahun itu menjadi saksi bisu bagaimana komitmen perusahaan dalam menjaga ekosistem.

Region Head PTPN IV Regional III Ahmad Gusmar Harahap mengatakan bahwa hamparan hutan yang menjadi areal dengan nilai konservasi tinggi (NKT) tersebut memiliki areal seluas 98 hektare.







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar