Berbahan Limbah Sawit, PTPN IV PalmCo Bangun Pabrik Gas Biometan Pertama di Indonesia
Sementara itu, Presiden Direktur Operasional PT reNIKOLA Primer Energi, Dr Amran Yusuf, menyatakan optimismenya terhadap sinergi ini. Ia meyakini kerja sama dengan PalmCo akan mempercepat pengembangan energi hijau di sektor perkebunan.
“Pabrik CBG pertama di BUMN perkebunan ini bukan hanya inovasi teknologi, tetapi juga komitmen nyata dalam mengurangi jejak karbon dan mendukung transisi energi berkelanjutan di Indonesia,” ujar Amran.
Ke depan, inisiatif ini diharapkan dapat menjadi model bagi industri kelapa sawit nasional untuk berkontribusi pada pengurangan emisi dan pengembangan energi alternatif. Upaya PalmCo dalam mengoptimalkan limbah menjadi sumber energi bersih sekaligus memperkuat posisi sebagai pionir energi hijau dari sektor perkebunan di Indonesia.
Di Riau sendiri, PTPN IV PalmCo melalui PTPN IV Regional III telah mengoperasikan enam instalasi pembangkit tenaga biogas. Dua diantaranya mengubah limbah sawit menjadi energi listrik, sementara empat lainnya memuntahkan gas ramah lingkungan cofiring untuk keperluan operasional pabrik.
Saat ini, dua instalasi pembangkit tenaga biogas lainnya di Riau tengah berjalan dan ditargetkan akan segera beroperasi dalam waktu dekat. (tim)
Tulis Komentar