Perusahaan Mengaku Lahan HGUnya

Kebun Sagu Warga Sungai Apit Siak Porakporanda Ditraktor Alat Berat Perusahaan

Di Baca : 1929 Kali
Kebun sagu atau Rumbia milik masyarakat di Kecamatan Sungai Apit, Siak, Riau porakporanda ditraktor alat berat perusahaan untuk diganti dengan tanaman sawit. (tsi)

Sungai Apit, Detak Indonesia--Puluhan warga Desa Penyengat, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Riau, mengeluh karena kebun rumbianya (sagu) yang tumbuh di lahan basah di habitat lahan gambut, porakporanda ditraktor alat berat perusahaan yang akan menanam tanaman sawit.

Warga kepada awak media mengatakan lahan warga itu sudah lama dimiliki warga sebelum hadir perusahaan Uniseraya Grup yang berkantor di Jalan Teuku Umar/Jalan Sutomo Pekanbaru yang kini hadir di Desa Penyengat telah menanam sawit ribuan hektare.

Dari kepemilikan turun temurun, lalu warga membeli dari warga lainnya tahun 2.000-an diteken surat tanahnya oleh Kades Penyengat saat itu yakni Pak Mahadi alias Pak Depa. Warga heran kalau klaim perusahaan itu lahan konsesinya, kenapa Kades meneken surat tanah warga. Lalu tahun 2004 disampaikan perusahaan bahwa itu lahan HGU perusahaan.

Kata warga mereka sudah konfirmasi kepada pihak perusahaan Pak Akiong. Pak Akiong kata warga senang warga menyampaikan melaporkan hal ini kepadanya. Kata warga, masyarakat sudah beberapa kali panen sagu untuk penghidupan warga. Selama ini masyarakat Desa Penyengat Sungai Apit Siak ini aman-aman saja mengembangkan tanaman sagu di lahan basah habitat khas sagu di desa ini.

Tapi tiba-tiba saja muncul pengakuan perusahaan tanpa enclave kebun sagu warga main traktor hantamkromo tanaman warga yang hidup dari tanaman sagu dari masa nenek moyang dahulu kala. Padahal lahan di kawasan ini adalah habitat tanaman sagu karena lahannya basah, sawit sulit berkembang dan rawan kebakaran lahan kalau dibuat kanal-kanal, merusak lingkungan.

Setelah kebun sagu warga ditraktor perusahaan, lalu dibangun kanal gambut.







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar