Perusahaan Mengaku Lahan HGUnya

Kebun Sagu Warga Sungai Apit Siak Porakporanda Ditraktor Alat Berat Perusahaan

Di Baca : 1931 Kali
Kebun sagu atau Rumbia milik masyarakat di Kecamatan Sungai Apit, Siak, Riau porakporanda ditraktor alat berat perusahaan untuk diganti dengan tanaman sawit. (tsi)
 

Yudi warga Sungai Apit menjelaskan pamannya Hamid warga Desa Mekar Jaya punya kebun Rumbia seluas sekitar 3,6 ha di Desa Penyengat dan beberapa warga lainnya juga terdampak main traktor perusahaan yang masuk ke kampung itu. Ratusan hektare tanaman sagu warga ditumbang paksa perusahaan. Sampai saat ini pihak perusahaan di Pekanbaru belum memberi penjelasan permasalahan yang dihadapi sejumlah warga Desa Penyengat, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Riau. Warga juga mengeluh pembagian lahan plasma 20 persen dari perusahaan sawit di kawasan ini ada yang belum direalisasikan. Demikian juga dana CSR.

Kawasan Kecamatan Sungai Apit Kabupaten Siak menurut warga lainnya kurang pengawasan dari Pemkab Siak, Polres Siak, dan aparat berwenang lainnya. Sejumlah pelabuhan tikus memainkan perannya di malam hari. Bahkan ada oknum yang mengawal barang kata warga.

Ratusan hektare tanaman sagu warga di Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak Riau porakporanda ditraktor perusahaan. Kata perusahaan ini lahan HGUnya.

Kemudian sejumlah barang-barang dibongkar pada malam hari dan diangkut truk di tengah malam di berbagai pelabuhan di sejumlah desa di Kecamatan Sungai Apit, Siak ini. Ini disampaikan oleh warga. Pengangkutan sering dilakukan pada malam hari. (tim)







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar