Siklon Tropis Senyar Landa Aceh, Sumut, Sumbar

Pemerintah Gerak Cepat Tangani Bencana Hidrometeorologi di Tiga Provinsi Sumatra

Di Baca : 5493 Kali
Foto kiri atas, suasana Rapat Tingkat Menteri membahas percepatan penanganan bencana banjir dan tanah longsor di wilayah Provinsi Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat di ruang Pusdalops, Graha BNPB, Jakarta Kamis (27/11/2025). Foto kanan atas petugas BPBD Kota Solok evakuasi warga terdampak banjir, Kamis (27/11/2025). Foto kiri dan kanan bawah, bangunan rusak, tiang listrik miring akibat gempa melanda Kabupaten Simeuluez Provinsi Aceh, berkekuatan 6,5 magnitudo, Kamis (27/11/2025). (Dok. BNPB, BPBD Kota Solok, BPBD Simeulue)
 

"Ini telah memakan cukup banyak korban jiwa, tapi data masih di-update," katanya.

Menko PMK menambahkan bahwa situasi cuaca ekstrem membuat penyaluran bantuan menghadapi kendala, namun seluruh tim kementerian/lembaga sudah dikerahkan ke lapangan. Ia menambahkan bahwa sebagian bantuan akan dikirim melalui jalur udara karena akses darat banyak yang terputus.

“Pemerintah melalui BNPB akan mengirimkan bantuan melalui udara. Kita tidak bisa mengirim bantuan melalui infrastruktur darat dan menunggu sampai ini selesai,” jelas Pratikno.

Kepala BNPB Pimpin Penanganan Darurat Sumut dari Tarutung

Melalui media daring, Kepala BNPB Letjen TNI Dr Suharyanto SSos MM yang saat ini berada di Sumatera Utara untuk memimpin penanganan darurat bencana mengatakan bahwa BNPB akan membentuk Posko Darurat di Tarutung. Dari posko ini, seluruh upaya penanganan bencana akan dilakukan secara terpadu dan terkoordinasi dengan baik, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

Menurutnya, rangkaian penanganan darurat ini akan dilakukan secara serius, sembari mempersiapkan langkah pemulihan infrastruktur dan layanan dasar. Operasi pencarian dan penyelamatan korban akan menjadi fokus utama, seperti yang telah dilakukan pada penanganan bencana di Cilacap dan Banjarnegara belum lama ini.

“Seperti yang telah kita lakukan sebelumnya di Majenang (Cilacap) dan Banjarnegara, bahwa operasi pencarian dan pertolongan akan menjadi prioritas utama. Termasuk pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak,” jelas Suharyanto.







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar