Akibat Bencana Hidrometeorologi di Sumatra Utara

Helikopter BNPB Mendarat di Tepi Sungai Demi Antar Bantuan Warga Terisolasi

Di Baca : 1453 Kali
Helikopter BNPB dengan nomor registrasi PK-RTQ mendarat di tepi sungai demi antarkan bantuan warga yang terisolir akibat bencana hidrometeorologi di Desa Sihaporas, Kecamatan Pinangsori, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, Sabtu (29/11/2205). (Dok. BNPB)
 

Sentuhan Sunyi di Medan Berisiko

Dengan keahlian yang menipu ketenangan, helikopter menukik tajam. Baling-balingnya menciptakan angin kencang yang menyapu permukaan sungai. Skid helikopter mendarat sunyi, menyentuh batu-batu kerikil yang dingin.

Mesin tak berhenti, kru segera bergerak cepat. Kotak-kotak jingga berisi logistik BNPB seperti makanan, obat-obatan, kebutuhan dasar diturunkan, ditumpuk di pinggiran sungai. Itu adalah tumpukan harapan yang baru dikirimkan dari langit.

Tak lama, warga Sihaporas berdatangan, wajah mereka memancarkan kelegaan yang tak terlukiskan. Mereka mendekat, menyentuh bungkusan bantuan yang menjadi garis hidup mereka.

Di antara kerumunan, terlihat mata anak-anak yang memandang helikopter itu dengan takjub, seperti melihat utusan dari dunia yang hilang. Dalam tatapan polos itu, segala ketegangan dan lelah yang dirasakan kru seketika terbayar lunas.

Bukti Resilience Komunitas

Saat rona senja memerah, helikopter PK-RTQ meninggalkan Aek Sihaporas. Dari pandangan udara, pilot menyaksikan pemandangan gotong royong warga memindahkan bantuan ke tempat aman. Pemandangan itu, yang menunjukkan resilience sejati masyarakat, menjadi penutup yang menghangatkan bagi misi tersebut.







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar