Saat Jaringan Terputus, Akses Komunikasi Darurat PTPN IV Jadi Penyangga Harapan Warga Langsa
“Yang paling membuat kami cemas itu bukan airnya, tapi tak bisa menghubungi siapa pun,” kata Mardiana, warga Desa Pondok Pabrik, yang datang memanfaatkan akses internet darurat di PTPN IV.
“Begitu bisa telepon anak saya di Medan, rasanya lega sekali,” ujarnya.
Langkah Darurat Sambil Menunggu Pemulihan
Bantuan akses internet berbasis satelit menjadi upaya pertama PTPN IV Regional VI sambil menunggu pemulihan fasilitas publik oleh pemerintah. Di lapangan, perusahaan juga aktif berkoordinasi dengan Forkopimda, BPBD, dan instansi lain untuk memastikan penanganan banjir berjalan serempak.
PTPN IV menyatakan siap membantu proses distribusi logistik baik yang disiapkan perusahaan ataupun dari berbagai pihak, ketika akses jalan mulai terbuka kembali. Dukungan armada dan personel perusahaan akan disiapkan untuk mempercepat penyaluran bantuan ke kantong-kantong warga yang masih terisolasi.
Bagi perusahaan perkebunan yang beroperasi di wilayah pedesaan, kedekatan dengan masyarakat bukan hal baru. Situasi banjir besar ini, kata Yudi, menjadi pengingat bahwa keberadaan infrastruktur perusahaan bisa ikut menopang kebutuhan publik saat darurat.
“Kami bagian dari masyarakat di sini. Ketika ada musibah, yang bisa kami lakukan adalah memastikan apa pun yang kami punya bisa dipakai untuk menolong,” ujarnya.
Tulis Komentar