Preservasi Jalan Muara Lembu Batas Provinsi Sumbar, Pematang Reba Batas Jambi

Proyek Preservasi Jalan Beraroma Korupsi Tiap Tahun Dapat Kucuran Dana Tapi Jalan Rusak Terus

Di Baca : 6414 Kali
Proyek Preservasi atau perbaikan jalan rusak berlubang-lubang di Provinsi Riau tiap tahun dapat kucuran dana puluhan miliar rupiah dari Kementerian PUPR namun jalan tetap rusak terus yang disalahkan tanah Riau labil, truk batubara dan truk CPO melebihi tonase melewati jalan tersebut. (Aznil Fajri/Detak Indonesia.co.id)
 

Pada tahun 2025 proyek APBN Pusat  Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) menganggarkan dana lagi untuk Preservasi Jalan Nasional Muara Lembu sampai Perbatasan Sijunjung Sumbar. Nampak plang Proyek Berdiri di batas Kabupaten Kuansing Riau - Sijunjung Sumbar, titik koordinat 0,752462.101421742. Bertuliskan: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Direktorat Jenderal Bina Marga Balai Pelaksanaan Jalan Nasional II Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Provinsi Riau.

Paket : Preservasi Jalan Muara Lembu BTS Provinsi Sumbar.
Sumber Dana : APBN.
Tahun Anggaran : 2025.
Nilai Kontrak : Rp13.959.857.000,00.
Waktu Pelaksanaan : 283 (Hari Kalender).
Waktu Pemeliharaan : 365 ( Hari Kalender).
Kontraktor Pelaksana : PT Donny Putra Mandiri
Konsultan Supervisi : 
PT Diantama Rekanusa (KSO).
PT Cipta Strada.

Jalan tetap masih ada yang berlubang.

Awak media dan LSM menelusuri jalan nasional Selasa (07/9/2025), di sepanjang jalan Muara Lembu sampai Perbatasan Sijunjung Sumbar banyak jalan yang berlubang , ada juga sudah ditambal sulam, tapi rusak dan nampak aspal yang sudah di tambal sulam dan ada tidak di aspal, tentu ini banyak berdampak bagi kendaraan yang melintas. Jalan sering rusak lagi, pihak berwenang beralasan karena tanah Riau labil, kendaraan melebihi tonase seperti truk batubara dan truk CPO melintas di situ.

Tim Investigasi mencoba bertanya pada masyarakat sekitar wilayah Muara Lembu sehari hari jualan di pinggir jalan, dan bertanya ada pekerjaan proyek jalan disini buk,  pedagang tersebut mengatakan tidak pernah jalan ini diperbaiki pak. Lihat saja itu sudah tergenang air di dalam akibat jalan lubang, dan pernah kecelakaan di sana Pak, kata pedagang sambil menunjukkan jalan berlubang yang tergenang air.

Tim investigasi konfirmasi kepada  yang berwenang pihak Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BP2JN) Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum Wilayah II Provinsi Riau dengan kontak seluler bapak Yohannes Tulak +62 813-4XXX-0234 terkait Proyek Jalan Nasional Muara Lembu sampai Perbatasan Sijunjung Sumbar, berkali-kali dianggarkan Tahun 2024 anggarannya Rp21.664.936.000, 00 dan Tahun 2025 diulang lagi proyek yang sama Preservasi Jalan Nasional dengan dana Rp13.959.857.000,00 tapi masih banyak kerusakan jalan tidak dikerjakan, berlubang dan Yohanes Tulak menjawab: "Terima kasih infonya Pak - kami tindak lanjuti - Tks," tutupnya singkat, Kamis (18/12/2025). Sementara PPTKnya Erfin dan anggota PPTK Deby Herdika yang dikonfirmasi masalah tersebut di atas Kamis (18/12/2025) yang bersangkutan juga belum memberikan jawaban.







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar