Syahbabdar Lalai, Kapal dari Panipahan-Bagansiapi-api PP Rusak dari Awal Dipaksakan Juga Berangkat, Bendera Kantor Robek Dibiarkan
Menurut Kepala Syahbandar Bagansiapi-api Purnomo bahwa Syahbandar Panipahan itu sendiri tak ada kaitan sama Syahbandar Bagansiapi-api. Di sana UPP, di sini KSOP. Bukan termasuk wilayah kerja Bagansiapi-api, dia sendiri, di bawah Kementerian.
Masalah speedboat ini sama seperti kendaraan motor, mobil, sudah uji KIR, diservice. Namanya di jalan kerusakan teknis siapa yang tahu.
"Bukannya, speedboat ini dari mau berangkat sudah rusak. Kami juga memikirkan keselamatan penumpang. Jadi tidak ada yang mau Pak kami juga beresiko kalau speedboat rusak sebelum berangkat kami tidak akan memberangkatkan. Akan kami tunda sampai melakukan perbaikan kapal itu kembali normal," kata Purnomo.
Masalah pengawasan kata Purnomo sebelum Nataru pihaknya sudah melakukan uji petik, semua sudah layak. masalah kelaikan berlayar speedboat pengusaha speedboat diberikan sertifikat per tiga bulan oleh Syahbandar. Purnomo dalam konfirmasi ini menghentikan sementara pembicaraan karena menurut Purnomo orang tuanya menelepon.
Dipertanyakan juga petugas Pengawas Syahbandar Bagansiapi yang memberangkatkan speedboat Bersatu 03 yang dalam keadaan rusak ini kenapa speedboat Bersatu 03 ini dibiarkan bisa berangkat ke Panipahan dalam keadaan mesinnya rusak. Kalau terjadi kecelakaan di laut bagaimana? (tim/azf)
Tulis Komentar