PTPN IV Regional III Bantu Karyawan Terantam Korban Teror Jaga Aset Negara
Manajemen menduga kuat aksi tersebut berkaitan dengan aktivitas korban bersama asisten afdeling yang intens melakukan pengamanan produksi.
Dalam satu pekan terakhir sebelum insiden teror, tercatat delapan kali menggagalkan upaya pencurian dengan barang bukti sekitar 800 kilogram TBS.
Beberapa kejadian penggagalan itu sempat memicu ketegangan dengan sejumlah oknum luar dan tenaga pemborong yang tinggal di sekitar afdeling. Bahkan terjadi adu mulut dan perlawanan terhadap petugas kebun, sehingga muncul dugaan adanya unsur intimidasi hingga berujung pada teror pembakaran.
Kasus ini telah dilaporkan ke Polsek Tapung dan kini masih dalam penelusuran pihak berwajib. PTPN IV Regional III menyatakan akan mengawal proses hukum hingga tuntas.
Achmedy Akbar pun mengapresiasi keberanian Sendi yang tetap tegak lurus menjalankan SOP perusahaan meski menghadapi tekanan. Menurutnya, sikap tersebut merupakan contoh integritas dalam menjaga aset strategis negara.
“Semoga keberanian Saudara Sendi menjadi teladan bagi karyawan lain. Menjaga aset negara adalah tanggung jawab bersama, dan kita akan berdiri di garda terdepan melindungi mereka,” tegas pria berkacamata itu.
Tulis Komentar