44.000 Hektare Sawit PalmCo di Riau Dikelola dengan Skema Organik dan Penyerbukan Alami
Inisiatif di hulu itu melengkapi langkah di sisi hilir yang telah berjalan, yakni optimalisasi limbah cair kelapa sawit (POME) melalui pembangkit tenaga biogas di enam unit PKS. Pemanfaatan gas metana dari limbah cair tidak hanya meningkatkan efisiensi energi operasional, tetapi juga berkontribusi pada penurunan emisi gas rumah kaca.
Di luar aspek produksi, Regional III juga mempertahankan kawasan hutan lindung (HL) dalam areal kelola, melakukan restorasi sungai, serta reboisasi di area konservasi. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga keseimbangan fungsi ekologis di tengah ekspansi dan intensifikasi produksi.
Dengan target 17.539 hektare aplikasi pupuk organik dan 26.553 hektare penguatan penyerbukan alami, perusahaan berupaya menunjukkan bahwa peningkatan produktivitas dapat berjalan seiring dengan prinsip keberlanjutan. Di tengah sorotan terhadap industri sawit nasional, pendekatan berbasis agroekosistem dan efisiensi sumber daya menjadi salah satu jawaban untuk menjaga daya saing sekaligus merespons tuntutan standar lingkungan global. (tim)
Tulis Komentar