El Nino Godzilla PTPN IV PalmCo menetapkan status siaga

Siaga Kemarau, PTPN IV PalmCo Perkuat Deteksi Dini Karhutla dan Strategi Agronomi

Di Baca : 1212 Kali
Potensi kemarau tahun 2026 ini yang kerap dikaitkan dengan istilah “El Nino Godzilla” mendorong pelaku industri perkebunan meningkatkan kewaspadaan, termasuk PTPN IV PalmCo. Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko K Santosa mengatakan perusahaan memilih pendekatan konservatif dengan menyiapkan berbagai skenario pengendalian risiko. (Dok. Humas PTPN IV Regional III)
 

Di sisi lain, dampak kemarau tidak hanya terkait kebakaran, tetapi juga berpengaruh langsung terhadap produktivitas tanaman kelapa sawit.

Jatmiko menjelaskan, kekeringan berkepanjangan dapat memicu berbagai risiko, mulai dari gangguan pertumbuhan tanaman hingga penurunan produksi dan rendemen.

“Kemarau panjang berpotensi menimbulkan efek domino, seperti stres air pada tanaman, peningkatan serangan hama, hingga penurunan hasil produksi,” paparnya.

Perhatian khusus diberikan pada tanaman belum menghasilkan (TBM) yang lebih rentan terhadap kekurangan air karena sistem perakaran yang belum berkembang optimal.

Selain itu, perubahan kondisi lingkungan akibat kekeringan juga berpotensi meningkatkan populasi hama, seperti hewan pengerat dan serangga, yang mencari sumber makanan baru di area perkebunan.

Untuk itu, perusahaan menerapkan strategi agronomi adaptif, termasuk pengelolaan kelembapan tanah serta optimalisasi tata kelola air.







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar