Melawan Kodrat Sumur Tua:

Strategi Pengeboran PHR Tahan Laju Penurunan Produksi Blok Rokan Demi Ketahanan Energi

Di Baca : 2633 Kali
KEANDALAN MANUSIA & TEKNOLOGI: Dua Perwira PHR melakukan inspeksi rutin pada fasilitas pompa angguk, di Wilayah Kerja Rokan. Selain investasi teknologi, keandalan Sumber Daya Manusia (SDM) dan penerapan standar keselamatan (HSSE) yang ketat menjadi kunci sukses PHR dalam menjaga stabilitas produksi di lapangan Rokan. (Dok. Humas PHR)

Pekanbaru, Detak Indonesia– Mengelola salah satu wilayah kerja minyak dan gas bumi tertua dan terbesar di Indonesia bukanlah tugas yang mudah. Memasuki usianya yang ke-70 tahun lebih, Wilayah Kerja (WK) Rokan menghadapi tantangan geologis yang tidak bisa dihindari oleh lapangan migas mana pun di dunia: Natural Decline atau penurunan produksi alamiah.

Namun, ikhtiar operasional yang masif, penerapan teknologi tepat guna, serta keandalan sumber daya manusia di PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) mampu menahan laju penurunan tajam tersebut. Hasilnya, tingkat produksi berhasil dijaga stabil guna menopang ketahanan energi nasional.

General Manager Zona Rokan, Andre Wijanarko, menjelaskan bahwa tanpa adanya intervensi pengeboran masif, produksi Blok Rokan akan terjun bebas.

"Lapangan mature (tua) seperti Rokan memiliki laju penurunan alamiah yang sangat agresif. Bisa mencapai 11 persen hingga belasan persen setiap tahunnya. Ibarat kita berlari ke atas di eskalator yang bergerak turun dengan cepat. Jika kita diam atau hanya berjalan santai, kita akan terseret ke bawah. Pengeboran ratusan sumur baru setiap tahun adalah cara kami 'berlari cepat' untuk memastikan pasokan energi tetap andal dan produksi terjaga di kisaran 150.000 - 160.000 barel minyak per hari (BOPD)," ungkapnya.

Lebih lanjut, Andre menggarisbawahi bahwa target pengeboran 400 hingga 500 sumur pada dasarnya adalah fondasi teknis yang krusial untuk menambal baseline produksi yang terus menyusut.

OPERASI TANPA HENTI: Aktivitas rig pengeboran PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) yang terus berdenyut 24 jam. Pengeboran ratusan sumur setiap tahunnya menjadi strategi utama PHR dalam melawan kodrat penyusutan alamiah (natural decline) demi mengamankan pasokan energi nasional. (Dok. Humas PHR)







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar