Petani Sawit Tetap Dampingi Tim Pengukur Lahan

Hari Kedua Ukur Lahan Sawit Warga Dayun, Tim Pemkab Siak Berjibaku Tembus Banjir

Di Baca : 206 Kali
Hari kedua ukur lahan sawit warga Kampung Dayun, Siak, Riau, Tim Pemkab Siak berjibaku tembus banjir di dalam kebun sawit, Jumat (22/5/2206). (Dok. tim)
 

Dari proses tersebut, pemerintah membuka tiga kemungkinan kebijakan, yakni pencabutan izin, pembekuan izin, atau pengurangan luas izin usaha perkebunan milik perusahaan PT DSI. 

Sementara itu petani sawit yang selama ini lahannya diserobot perusahaan, sudah bersiap merebut kembali lahan kebun sawitnya.

Tahapan lanjutan proses itu digelar melalui rapat persiapan teknis di Kantor Camat Dayun, Selasa lalu (19/5/2026). Rapat tersebut merupakan bagian dari progres penyelesaian persoalan garapan masyarakat yang berada dalam wilayah perizinan perkebunan PT DSI. Sementara para petani sawit dan tim ukur bersiap melakukan pengukuran lahan mereka yang selama ini dikuasai PT DSI.

Kepala Bagian Administrasi Wilayah Setdakab Siak, Asrafli, dalam rapat mengatakan pemerintah daerah saat ini fokus menghimpun data dan informasi dari masyarakat. Tujuannya memastikan status penguasaan lahan secara lebih jelas.

“Kami tentu meminta dukungan masyarakat untuk memberikan data dan informasi. Baik terkait subjek, objek, lahan garapan, luasnya berapa, bukti penguasaan tanahnya apa, sejak kapan dikuasai, historisnya seperti apa,” jelas Asrafli.

Menurut Asrafli, data tersebut nantinya akan dikelompokkan untuk menentukan langkah penyelesaian berikutnya. Termasuk kemungkinan masuk dalam program legalisasi atau pendaftaran tanah.







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar