para petani mengaku terbantu dengan inisiatif PKS Sei Tapung

PKS Tapung Optimalkan Limbah Jadi Pupuk Organik dan Energi Baru Terbarukan

Di Baca : 79 Kali
Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Sei Tapung PTPN IV Regional III terus mengoptimalkan pemanfaatan limbah hasil pengolahan kelapa sawit secara komprehensif sebagai bagian dari implementasi prinsip ekonomi sirkular dan praktik industri berkelanjutan.
 

Sementara itu, para petani mengaku terbantu dengan inisiatif PKS Sei Tapung yang selama ini mendukung kebutuhan pupuk organik masyarakat, terutama di tengah kenaikan harga pupuk yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir.

Idang, salah seorang petani di sekitar wilayah operasional perusahaan, mengatakan program penyaluran tankos telah membantu petani menekan biaya pemupukan sekaligus meningkatkan produktivitas kebun.

“Kami sebagai petani sangat terbantu dengan inisiatif PKS Tapung. Program ini membantu kami mengurangi biaya perawatan kebun. Mudah-mudahan ke depan bisa kembali dilanjutkan setelah kebutuhan kebun inti perusahaan terpenuhi,” katanya.

Lebih lanjut, Devario menuturkan bahwa komitmen pengelolaan limbah berkelanjutan di PKS Sei Tapung tidak hanya terbatas pada pemanfaatan tankos dan produk samping padat lainnya.

Sejak 2023, PKS Sei Tapung juga telah dilengkapi dengan instalasi Pembangkit Tenaga Biogas (PTBg) Co-firing yang memanfaatkan limbah cair kelapa sawit atau Palm Oil Mill Effluent (POME) sebagai sumber energi baru terbarukan.

PTBg Co-firing Sei Tapung beroperasi menggunakan teknologi Covered Lagoon atau CIGAR (Covered In-Ground Anaerobic Reactor) untuk menangkap gas metana (NH4) yang dihasilkan dari proses pengolahan limbah cair pabrik. Fasilitas tersebut memiliki kapasitas terpasang mencapai 20.000 meter kubik atau setara 700 Nm³ biogas per jam.







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar