Penuhi Kebutuhan Biodiesel B50

PTPN IV PalmCo Dorong Peningkatan Panen Petani Sawit Rakyat Lewat Riset dan Inovasi

Di Baca : 36 Kali
Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K Santosa, saat hadir sebagai Keynote Speaker dalam pembukaan Pekan Riset Sawit Indonesia (PERISAI) 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) di Jakarta (20/7/2026). (Dok. Humas PTPN IV Regional III)
 

Sebagai pembuktian kontribusi perusahaan, Jatmiko memaparkan inisiatif perusahaan dalam membuka akses ketersediaan bibit bersertifikat bagi pekebun secara luas, serta optimalisasi pemanfaatan limbah pabrik kelapa sawit (POME) menjadi sumber energi baru terbarukan (EBT) Biometana.

"Bibit unggul, ini yang mungkin saya perlu ajakin teman-teman pengusaha, ayo kita buka bibit unggul kita, tetapi tidak harus menjadi mitra kita, siapapun boleh datang dan beli," ujar Jatmiko.

Sinergi Kelembagaan dan Katalis Kolaborasi

Plt Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian, Heru Tri Widarto, menyoroti urgensi kemitraan untuk mendukung Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR).

"PSR itu tidak akan maju kalau kita tidak gandeng semua pihak, bagaimana supaya ada kemitraan antara perusahaan dengan petani sawit. Kemitraan itu sebenarnya sangat bagus, karena di situ perusahaan hadir membantu tumbang chipping-nya, standar kebun kita harapkan juga sama dengan kebunnya swasta," jelas Heru.

Sejalan dengan hal tersebut, Direktur Utama BPDP, Eddy Abdurrachman, menegaskan komitmen lembaganya dalam mendorong ekosistem riset yang aplikatif untuk mendukung produktivitas dari hulu ke hilir.

"Keberhasilan riset tidak cukup diukur dari jumlah publikasi ilmiah. Ukuran keberhasilan adalah sejauh mana hasil riset dapat diterapkan langsung oleh petani, diadopsi oleh industri, dikembangkan menjadi teknologi, serta dikomersialisasikan sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat," ungkap Eddy.







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar