Loading...
TIPS

Benarkah Penderita Diabetes Harus Mengurangi Makan Nasi?

Di Baca : 890 Kali
Ilustrasi : Net

JAKARTA, Detak Indonesia -- Nasi adalah menu utama bagi sebagian besar rakyat Indonesia. Bahkan slogan “belum kenyang kalau belum makan nasi” sudah melekat di telinga dan di kehidupan sehari-hari. Hal ini bersinggungan bagi diabetesi (orang yang mengidap diabetes) yang katanya harus mengurangi atau bahkan tidak boleh makan nasi karena penyakitnya. Benarkah demikian? Mari simak penjelasnnya di bawah ini.

Aturan makan nasi untuk penderita diabetes
Makan nasi mungkin dianggap sebagai musuh utama (selain makan yang manis-manis seperti gula) untuk para diabetesi. Kandungan karbohidrat (gula) yang tinggi dalam nasi membuat para diabetisi takut untuk makan nasi.

Padahal, boleh-boleh saja orang dengan diabetes makan nasi. Namun, makan nasi untuk penderita diabetes harus diatur, dimasak dan dikondisikan dalam keadaan yang tepat. Bagaimana caranya?

1. Pilih nasi yang mengandung indeks glikemik rendah
Nasi putih hangat memang paling enak dan sering menggugah selera makan. Namun sayang, nasi yang baru saja tanak atau matang malah mengandung gula atau indeks glikemik yang tinggi. Kondisi ini pastinya dihindari para diabetesi yang enggan meningkatkan kadar gula darahnya.



[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar