Loading...
DI SIAK RIAU

Poktan Sungai Apit Bersama RAPP, Panen Raya Cabai 16 Ton 

Di Baca : 232 Kali
Foto bersama Pemerintah Kabupaten Siak, Kelompok Tani Rawa Teladan dengan Manajemen PT RAPP

Sungaiapit, Detak Indonesia--Kelompok tani Rawa Teladan Kampung Rawa Mekar Kecamatan Sungai Apit,Kabupaten Siak Riau sumeringah setelah berhasil memanen cabai seluas dua hektare dengan hasil 16 ton Selasa (30/10/2018). Kelompok yang beranggotakan 10 orang ini merupakan binaan dari Community Development (CD) PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) sejak tahun 2010.

"Terimakasih kepada PT RAPP yang selama ini telah membina, mendampingi, dan membantu kami dari tahun 2010 hingga saat ini 2018. Sehingga kelompok tani bisa seperti sekarang. Terimakasih juga kepada semua pihak yang telah bersedia mendukung kelompok tani kami," tutur Mukhodin selaku ketua kelompok tani. 

Mukhodin juga berharap, kelompok tani bisa tumbuh lebih besar sehingga ekonomi dan kesejahteraan masyarakat bisa meningkat dan berdampak baik bagi masa depan anak anak mereka kelak.

Sekretaris Daerah Dinas Pertanian Kabupaten Siak, Suparmin mengucapkan rasa syukur atas panen raya ini. Beliau turut berbangga dengan para petani yang telah berhasil merawat tanaman cabanya, sehingga kali ini  bisa panen raya.

 

Panen raya cabai seluas dua hektare dengan hasil 16 ton Selasa (30/10/2018).

"Kita dari Dinas Pertanian terus mengontrol para petani selama ini, melihat bagaimana perkembangan tanamannya, dan alhamdulillah kita bisa panen raya. Ini juga merupakan hasil kerjasama antara kita pemerintah dengan swasta. Kita juga berharap kedepannya petani tak hanya menanam di kebun atau lahan saja, tapi bisa memanfaatkan pekarangan sekitar rumah," tutupnya.

Deputy Head CD RAPP Benni Logiardi mengatakan program ini merupakan program perusahaan One Village One Commudity yaitu setiap desa harus memiliki komoditi sendiri dan tentunya bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat.

"Kelompok ini bisa terus dikembangkan, RAPP akan terus mendukung baik dalam segi hasil maupun pemasaran. Jika biasanya panen hanya bisa dilakukan 2 kali dalam setahun, semoga dengan adanya program ini panen bisa dilakukan 3 kali dalam setahun," katanya.(*/rls)



[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar