Loading...
Musprov IV PSMTI Riau 13-14/7/2019

Dua Kandidat Ketua PSMTI Riau Akan Bersaing Ketat

Di Baca : 672 Kali
Sekretaris Umum PSMTI Pusat Eddy Hussy (ketiga dari kiri) didampingi Peng Suyoto (dua kiri), Bambang (kiri), Ketua Panitia Musprov IV PSMTI Riau Stephen Sanjaya (tiga dari kanan), Ket Tjing (dua dari kanan) dan Iswanto SE MM MSc (kanan) beri keterangan pers Sabtu (13/7/2019).

Pekanbaru, Detak Indonesia--Dua orang kandidat atau calon Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Riau bakal bersaing ketat di ajang Musyawarah Provinsi IV (Musprov IV) Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Riau yang akan dihadiri sekitar 300-400 anggota, tokoh, undangan dari berbagai kabupaten/kota di Riau yang diselenggarakan di Zuri Hotel belakang Trans Mart Jalan Soekarno-Hatta Pekanbaru, Riau, Sabtu (13/7/2019) hingga Minggu (14/7/2019).

Namun dua nama kandidat itu masih dirahasiakan Sabtu ini (13/7/2019) dan Minggu (14/7/2019) akan diketahui dua nama kandidat ketua tersebut. Acara Musprov IV dengan tema PSMTI sebagai Rumah Besar Suku Tionghoa Indonesia, dari masing-masing daerah sudah mengantongi jagoannya. Kalau di tempat lain orang yang ingin jadi ketua dia mencalonkan diri jadi ketua, namun di PSMTI  anggota yang mendorong-dorong calon ketua agar mau jadi Ketua PSMTI.

Dalam jumpa pers di Zuri Hotel  Pekanbaru Sabtu siang (13/7/2019) hadir Sekretaris Umum PSMTI Pusat Eddy Hussy, Ketua PSMTI Riau yang akan demisioner Peng Suyoto, Ketua Panitia Musprov IV Stephen Sanjaya dari Plaza Mebel Pekanbaru, Pimpinan Sidang Musprov IV Iswanto Zhang SE MM MSc pemilik hotel di Selatpanjang Riau, Ketua PSMTI Dumai Bambang mewakili Ketua-ketua PMSTI Kabupaten/Kota di Riau, dan Ketua Bidang Media PSMTI Riau Ket Tjing.

Dalam keterangan persnya, Ketua Panitia Stephen Sanjaya menjelaskan kepengurusan PSMTI Riau yang lama akan berakhir. Kandidat ada dua dan Sabtu malam nanti (13/7/2019) diselenggarakan acara welcome dinner.  Acara Welcome dinner antara lain registrasi, barongsai, Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, penanpilan kesenian daerah, dan lain-lain yang sangat meriah dan menarik. Ada 28 cabang di kabupaten/kota. Minggu (14/7/2019) diharapkan lancar Musprov IV nya.

Foto bersama

Dijelaskan Stephen Sanjaya, dalam sejarah Tiongkok dulu dan sekarang ada 600 marga Tionghoa yang menyebar di berbagai negara dan marga ini sudah ada sejak 5.000 tahun lalu. Bangsa Indonesia juga nenek moyangnya ada dari Yunan, China. Ada beberapa suku di Yunan China itu pakaiannya mirip pakaian suku Batak dan juga Manado. Mereka makan sirih juga seperti suku di Indonesia. Kota Lichian di China usia sudah 800 tahun masih terjaga ciri khas kotanya.

Sementara, Peng Suyoto menjelaskan bahwa besok Minggu (14/7/2019) ada tiga agenda yang dibahas dalam Musprov IV PSMTI Riau ini. Satu, Pengukuhan Ketua Provinsi Riau, kedua Komisi 
Membahas kinerja, ketiga program kerja empat tahun ke depan 2019-2023 mengundang seluruh anggota di kabupaten kota untuk membahasnya. Sabtu malam ini (13/7/2019) malam ramah tamah sangat berterima kasih karena telah hadir Sekum PSMTI Pusat Eddy Hussy. Musprov ini juga mengundang seluruh dewan dermawan, ormas, dewan pakar, BPKnya PSMTI, dan lain-lain. Musprov ini seyogyanya dilaksanakan empat tahun karena ada kegiatan Pemilu kemarin, maka menunda sementara Musprov IV sehingga sekarang dilaksanakan.

Sekum PSMTI Pusat Eddy Hussy menjelaskan pihaknya memberi apresiasi kepada Riau dimana kepemimpinan Pak Peng Suyoto adalah terbaik di seluruh Indonesia. Beliau taat peraturan AD/ART, besok Minggu (14/7/2019) dilaksanakan Musprov. Kadang organisasi lupa Musprov. Sesuai komitmen Riau, maka Minggu dilaksanakan Musprov untuk memilih kepengurusan baru.

"Kami dari pusat berharap siapapun terpilih adalah yang terbaik dapat melaksanakan tugas dengan baik seperti kepengurusan Pak Peng Suyoto. Kita memang seluruh marga itu adalah anggota melaksanakan kegiatan kemasyarakatan ditanam didorong agar semakin hari semakin dekat dengan semua pihak bisa wujudkan kebersamaan," kata Sekum PSMTI Pusat Eddy Hussy.

Ditambahkan Peng lagi bahwa calon diusulkan oleh masing-masing daerah dilakukan penjaringan dari daerah, didengar aspirasi dari daerah. Nama dari daerah sudah ada terekspos di daerah tapi belum waktunya diekpos ke pers. Tiga nama tadinya disampaikan Rapimnas Juni lalu kemudian nama ini mengerucut. Minggu (14/7/2019) tunggu saja nama-nama calon itu.

Sementara Ketua Bidang Media PSMTI Riau Ket Tjing menambahkan kalau di tempat lain orang yang mau jadi ketua mencalonkan diri jadi ketua, namun di PSMTI anggota yang mendorong-dorong calon agar mau jadi Ketua PSMTI. Jumlah suara yang berhak memilih sekitar 50 suara.

Sekum PSMTI Pusat Eddy Hussy menambahkan lagi bahwa Peng Suyoto rencananya akan ditarik ke kepengurusan PSMTI Pusat dan memang peraturannya ketua hanya boleh menjabat dua periode saja. Di Indonesia 29 provinsi sudah ada PSMTI dan berharap dibentuk di provinsi lainnya. Ada 250 lebih cabang-cabang PSMTI di seluruh Indonesia. Kegiatannya kegiatan sosial seperti di NTT pasca gempa PSMTI menyalurkan bantuan dan masih mengumpulkan bantuan seperti untuk mushola di NTT dan lain-lain.

Program pembaruan dilaksanakan seperti melalui acara budaya, waktu Imlek, Hari Raya Idul Fitri dan lain-lain. Kegiatan semua penting dan tak diprioritaskan tertentu ini disesuaikan dengan daerah masing-masing. Seperti bidang kesenian, budaya, dan lain-lain.

Ditambahkan Peng Suyoto menjelaskan bahwa daerah punya karakteristik masing-masing. Jadi kegiatan programnya tergantung dengan daerah masing-masing. Masuk dalam arus Bangsa Indonesia sehingga banyak orang Tionghoa bekerja di banyak bidang termasuk jadi TNI dan Polri.(azf)



[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar