Loading...
SATU OKNUM POLDA RIAU TERLIBAT AKAN DIPECAT

Polda Riau Tangkap 8.000 Ekstasi 759 Gram Sabu Rp15 Miliar 

Di Baca : 749 Kali
Kapolda Riau Brigjen Pol Drs Zulkarnain (tengah), didampingi Direktur Reserse Narkoba Kombes Pol Haryono (kiri) dan Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo (kanan) memperlihatkan hasil narkoba tangkapan 8.000 butir ekstasi dan 759 gram sabu-sabu dan latar belakar adalah tersangka supir inisial MH (tengah), di Aula Ditresnarkoba Polda Riau Jalan Prambanan Pekanbaru, Selasa (13/12/2016).
[{"body":"

Pekanbaru, Detak Indonesia<\/strong>-Aparat Ditresnarkoba Polda Riau menangkap jaringan narkoba internasional seorang warga Madura yang berperan sebagai supir berinisial MH.<\/p>\r\n\r\n

Sedangkan rekannya yang satu lagi bernama Hafis dirawat di rumah sakit karena luka tembak di pantat dan punggungnya karena melawan saat ditangkap di kawasan Stadion Kaharuddun Nasution Rumbai Pekanbaru, Senin(12\/12\/2016).<\/p>\r\n\r\n

Demikian penjelasan Kapolda Riau Brigjen Pol Drs Zulkarnain didampingi Diresnarkoba Polda Riau Kombes Pol Haryono dan Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo kepada wartawan di aula DItresnarkoba Polda Riau Jalan Prambanan Pekanbaru, Selasa (13\/12\/2016).<\/p>\r\n\r\n

Menurut Kapolda Riau, jumlah ekstasi itu 8.000 butir dengan harga sekitar Rp800 juta produk China masuk via Malaysia. Sementara sabu seberat 759 gram nilainya setara sekitar Rp750 juta total jumlah keduanya sekitar Rp1,5 miliar.<\/p>\r\n\r\n

Menurut Kapolda Riau, ada satu oOknum polisi Polda Riau yang juga ditangkap Polda Metro di Jakarta ini kelompok lain diintai selama tiga pekan dilakukan penyamaran atau under cover by. <\/p>\r\n\r\n

Narkoba ini kata Kapolda Riau, satu butir ekstasi itu untuk satu orang berarti yang tertangkap ini untuk 8.000 orang. Sedangkan sabu bisa dimakan oleh 3.200 orang ini bahayanya bagi pemakainya.<\/p>\r\n\r\n

"Kami ucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan informasi kepada polisi. Dan terima kasih juga kepada wartawan yang sudah membantu tugas polisi menyiarkan berita," ujar Kapolda Riau.<\/p>\r\n\r\n

Terkait dengan pelaku Hafiz yang tertembak di pantat dan punggungnya di Belawan dilakukan pelumpuhannya karena dia melawan dan berusaha melarikan diri.<\/p>\r\n\r\n

"Masalah jaringan di atasnya ini masih ada orang Malaysia jaringan internasional selagi dia masih hidup mudah-musahan nanti akan tertangkap," kata Brigjen pol Drs Zulkarnain.<\/p>\r\n\r\n

Ditambahkan Kapolda Riau bahwa barang bukti ini akan diedarkan di Riau. Pelaku ini orang Madura bukan orang Riau. Mereka dikategorikan distributor\/penyalur. Jalur penyeludupannya masih melalui perairan dan laut. "Nanti Polda Riau akan kerja sama dengan teman-taman dari TNI Laut.<\/p>\r\n\r\n

"Oknum anggota polisi Polda Riau yang terlibat narkoba dan tertangkap di Jakarta ini akan Saya pecat. Dia dulu pengguna," kata Kapolda Riau.(ri)<\/p>\r\n","photo":"\/images\/news\/9syae\/13-narkoba2-yes.jpg","caption":"Kapolda Riau Brigjen Pol Drs Zulkarnain (tengah), didampingi Direktur Reserse Narkoba Kombes Pol Haryono (kiri) dan Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo (kanan) memperlihatkan hasil narkoba tangkapan 8.000 butir ekstasi dan 759 gram sabu-sabu dan latar belakar adalah tersangka supir inisial MH (tengah), di Aula Ditresnarkoba Polda Riau Jalan Prambanan Pekanbaru, Selasa (13\/12\/2016).\r\n\r\n"}]



[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar