Buatlah yang terbaik untuk Desa Semangat Gunung dan Desa Doulu

Pungli di Lokasi Wisata Air Panas Dibahas Kapolres Karo bersama DPRD

Di Baca : 202 Kali
Kapolres, bersama DPRD Karo mengikuti Rapat RDP Selasa (23/11/2021). (Saritua Manalu/Detak Indonesia.co.id)

Daolu, Detak Indonesia--Kapolres, bersama DPRD Karo mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) di ruang Rapat Badan Anggaran DPRD Kabupaten Karo Jalan Veteran Kabanjahe, Selasa (23/11/2021) pukul 12.30 WIB tentang keluhan masyarakat, Desa Semangat Gunung Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo, Sumatera Utara karena banyaknya pungli di jalan kepada pengunjung menuju objek wisata pemandian air panas tersebut.

Kegiatan RDP dihadiri oleh Bupati Cory S Sebayang, Wakil Bupati Theopilus Ginting, Kapolres Tanah Karo AKBP Yustinus Setyo SH SIK, Ketua DPRD Iriani, Kajari Karo diwakili Obrika Simbolon, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Karo David Sitepu, Wakil Ketua DPRD Sadarta Bukit, Anggota DPRD Karo Jani, Ferianta Purba SE, Pujiati, Kadis Pariwisat Karo Munarta Ginting, Kasatpol PP Pemkab Karo Hendrik Tarigan, Camat Merdeka, Camat Berastagi, Kades Semangat Gunung M Akhyar Ginting, Perangkat Desa Semangat Gunung dan Doulu ± 20 orang perwakilan masyarakat dan pengusaha Air Panas Desa Semangat Gunung Kecamatan Merdeka di koordinir oleh Herdi Tarigan. 

Rangkaian acara pembukaan oleh Ketua DPRD Karo, penyampaian keluhan warga dari perwakilan pengusaha  Herdi Tarigan.

Penyampaian dari Kades Semangat Gunung dari BPD Semangat Gunung dari BPD Doulu, tanggapan dari peserta RDP,  Anggota DPRD Karo Ferianta Purba mengatakan hingga saat ini belum ada aturan hukum untuk pengutipan terhadap pengunjung air panas. Agar Pemerintahan Kabupaten Karo (Kepala Daerah dan DPRD) segera menyelesaikan regulasi tentang pengutipan retribusi sehingga tidak dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk ambil keuntungan pribadi. Kalau tidak ada yang membackup tidak mungkin masyarakat berani melakukan pungli. 

Kiranya masyarakat maupun pengusaha Desa Semangat Gunung bersabar dan menahan emosi untuk tidak melakukan tindakan.

Sadarta Bukit Wakil Ketua DPRD Karo menanggapi, sudah memahami keluhan yang disampaikan oleh warga DPRD telah berkoordinasi dengan Kapolres Tanah Karo untuk segera mencari solusi permasalahan ini.

Kapolres Tanah Karo mengatakan sudah melakukan pendekatan dengan pelaku usaha dan masyarakat Desa Semangat Gunung. Polres Tanah Karo sudah beberapa kali melakukan upaya hukum terhadap para pelaku pungli namun ada yang mencabut perkara dengan alasan kekerabatan dan hubungan keluarga antara pelaku dan pelapor. 
 
Polres Tanah Karo telah melakukan upaya pencegahan pungli dengan melakukan patroli di jalan menuju air panas. Jangan saling menyalahkan satu sama lain. Dan mari sama-sama dan bersatu untuk menyelesaikan permasalahan ini dengan melibatkan tomas, toga dan todat, dari Bupati Karo.  
Bahwa kurangnya pengunjung ke objek wisata ke Tanah Karo belakangan ini bukan karena adanya pungli saja melainkan karena adanya bencana longsor di jalan menuju Tanah Karo. Pemkab Karo sudah berpikir agar pungli tidak terjadi dan nanti malam Pemkab Karo bersama Polres dan Kodim akan melakukan penjagaan di sepanjang jalan menuju objek air panas guna mencegah terjadinya kegiatan pungli. Mari bersama-sama membuat yang terbaik untuk Desa Semangat Gunung dan Desa Doulu.

Kesimpulan dari RDP : menghentikan pengutipan yang mengatasnamakan apapun terhadap pengunjung, mulai nanti malam akan dibuat pos penjagaan diisi oleh personil gabungan Pemkab Karo, Polres Tanah Karo dan Kodim 0205 serta Pemdes Doulu dan Semangat Gunung untuk antisipasi kegiatan pungli, dan Pemkab Karo segera membuat regulasi untuk segera menyelesaikan peraturan tentang pengutipan retribusi ke objek wisata pemandian air panas.(stm)



[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar