Kriminalitas 2021 Meningkat, Tantangan Kapolda Riau yang Baru
Kasus lainnya traffiking kasus ada 4 tindak pidana perdagangan orang, melibatkan 12 orang perempuan umumnya mau dikirim ke negara tetangga Malaysia.
Kasus Lakalantas 2021 terjadi 1.304 kasus. Korban meninggal dunia 608 orang, luka berat 347 orang.
Penanganan Covid-19, Polda Riau turut melaksanakan operasi yustisi operasi penegakan hukum, atau operasi non yustisi berupa imbauan dan sebagainya. Ini dalam upaya penanggulangan Covid-19 di Riau. Prosentasi vaksinasi dosis pertama sampai dengan saat ini sudah di atas 73 persen jumlah penduduk yang jadi sasaran vaksinasi oleh Pemerintah. Polda Riau juga mengurangi beban biaya masyarakat secara ekonomi maupun kebutuhan pokok antara lain dengan program Jaga Kampung Polda Riau. Dan menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat jumlah paket sembako yang telah disalurkan ke masyarakat mencapai 130.000 paket baik di Polda maupun Polres jajaran.
Dalam sesi tanya jawab, wartawan menyampaikan betapa sulitnya konfirmasi ke Dir Reskrimum Polda Riau misalnya sejauhmana penanganan penggelapan sertifikat lahan di Desa Sinamanenek, kasus penembakan Haji Permata di Inhil, dan lain-lain. Staf Dirreskrimum menjelaskan kasus ini masih dalam proses.
Dengan meningkatnya kriminalitas selama 2021 lalu di Provinsi Riau, maka 2022 mendatang merupakan tantangan yang harus dihadapi dan dituntaskan oleh Kapolda Riau yang baru Irjen Muhammad Iqbal SIK MH dan jajarannya dengan mengikutsertakan masyarakat. (azf)
Tulis Komentar