Natuna Utara bukan untuk pangkalan militer, tapi jalan bagi Belt and Road Initiative (BRI) atau One

Natuna Utara Cuma Kedok, China Sebenarnya Incar Teritori Indonesia di Wilayah Ini

Di Baca : 3669 Kali
Kapal Coast Guard Indonesia dan Jepang saat patroli di Natuna Utara beberapa waktu lalu. (bakamla.go.id)

Tapi siapa sangka jika Natuna Utara cuma kedok pertama China sebelum melancarkan aksi utamanya. China  sengaja 'meminta' sebagian wilayah laut Natuna Utara bukan untuk dijadikan pangkalan militer atau sebagainya. Namun disana hendak dijadikan jalan bagi Belt and Road Initiative (BRI) atau sebelumnya dikenal sebagai One Belt One Road (OBOR) China.

"Belt and Road Initiative China  merupakan salah satu kebijakan luar negeri dan ekonomi Pemerintah Tiongkok yang paling ambisius. Kebijakan ini bertujuan untuk memperkuat pengaruh ekonomi Beijing melalui program yang luas dan menyeluruh dalam pembangunan infrastruktur di seluruh negara yang dilewati jalur tersebut," papar rusi.org.

Nah, Natuna Utara dilewati oleh BRI  dan ada satu wilayah Indonesia lagi yang harus diamankan China agar  BRI terwujud. Yakni Selat Malaka.

Nantinya BRI akan melewati Natuna  Utara menuju ke selatan sampai ke Jakarta. Kemudian akan ke barat melalui seluruh selat Malaka hingga ujung Aceh untuk menuju pelabuhan Payra di Myanmar atau langsung ke Hambantota, Sri Lanka yang sudah dikendalikan oleh China.

Dalam peta BRI yang diterbitkan oleh merics.org, China berencana membangun satu pelabuhan di Selat Malaka yang sudah ditandai dengan gambar kotak warna biru muda.

Peta yang menunjukkan sebagian jalur BRI merics.org







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar