Loading...
DI KAMPUNG TIONGHOA MELAYU PEKANBARU

1.088 Lampion Mulai Dihidupkan Sambut Imlek 2569

Di Baca : 1461 Kali

[{"body":"

Pekanbaru, Detak Indonesia<\/strong>--Sebanyak 1.088 buah lampu lampion, mulai dihidupkan untuk menyambut dan memeriahkan datangnya perayaan Imlek Bersama 2569\/2018 di Kampoeng Tionghoa Melayu Jalan Karet Pekanbaru, Riau, Kamis malam (1\/2\/2018).<\/p>\r\n\r\n

Lampu lampion sebanyak 1.088 ini dihidupkan serentak oleh Ketua Panitia Imlek Bersama 2569\/2018 Kota Pekanbaru, Riau, Widjadi Nauli Basa  didampingi Wakil Ketua Mariyana dan sejumlah tokoh Tionghoa Pekanbaru.
\r\n 
\r\nMenurut Ketua Panitia  Imlek Bersama 2569 Pekanbaru Widjadi Nauli Basa dari marga Huang Pekanbaru didampingi Wakil Ketuanya Mariyana\/Ketua Umum Ikatan Keluarga Tionghoa Pekanbaru (IKTP) bahwa Imlek adalah tradisi Tionghoa yang dirayakan setiap tahun. Imlek ini sama seperti halnya dengan hari raya disambut dengan suka cita oleh masyarakat Tionghoa di seluruh dunia dirayakan oleh warga Tionghoa. Dalam hal ini banyak ormas Tionghoa bergilir menjadi panitia Imlek bersama setiap datang Imlek. <\/p>\r\n\r\n

Makna lampu lampion merah bulat itu adalah sebagai lambang sukacita kebahagiaan kebersamaan secara utuh. Kalau lampion putih lambang dukacita.   <\/p>\r\n\r\n

"Di Kota Pekanbaru sejak dulu hingga kini, masyarakat Tionghoa dan Melayu secara bersama-sama hidup damai dan rukun dalam bingkai Bhinndeka tunggal Ika di sekitar pinggir Sungai Siak Kota Pekanbaru ini," kata Widjadi Nauli. <\/p>\r\n\r\n

 <\/p>\r\n","photo":"\/images\/news\/btgr6z3igc\/1-imlek-ya.jpg","caption":"Ketua Panitia Imlek Bersama 2569\/2018 Pekanbaru Widjadi Nauli Basa didampingi Wakilnya Mariyana (foto bawah) mulai menghidupkan secara serentak 1.088 buah lampu lampion di Jalan Karet Pekanbaru, Kamis malam (1\/2\/2018) tanda dimulainya menyambut perayaan Imlek 2569\/2018 di Kota Pekanbaru Riau. Foto atas panitia dan sejumlah tokoh Tionghoa Pekanbaru foto bersama di bawah sinar lampu lampion yang gemerlap di Jalan Karet Pekanbaru. (Aznil Fajri\/Detak Indonesia.co.id)"},{"body":"

Menurutnya, Imlek adalah hari raya bagi warga Tionghoa. 1088 lampu lampion di dalamnya dipasang lampu 3 watt dihidupkan di Kampung Tionghoa Melayu Jalan Karet Pekanbaru, bagi warga yang ingin berfoto selfie sudah bisa dimulai Kamis malam (1\/2\/2018) hingga puncak perayaan Cap Goh Meh 3 Maret 2018. <\/p>\r\n\r\n

Tahun Baru Imlek 2569\/2018 atau Gong Xi Fa Cai tema tahun ini "Dengan Semangat Bhinneka Tunggal Ika Kita Bangun NKRI yang Sejahtera dan Harmonis".<\/p>\r\n\r\n

Berbagai acara akan digelar meriah antara lain Lomba Puisi dan Pidato Mandarin Sabtu 3 Februari 2018 pukul 10.00 di Mall SKA Pekanbaru, Lomba Karaoke Mandarin Pelajar Minggu 4 Februari 2018 pukul 10.00 juga di mall SKA Pekanbaru.<\/p>\r\n\r\n

Bazar Imlek dilaksanakan di Jalan Karet Pekanbaru mulai 8 hingga 11 Februari 2018 pukul 18.30 WIB hingga 22.00 WIB. Menyambut Detik-detik Imlek 15 Februari 2018 pukul 22.00 hingga pukul 00.01 WIB dimeriahkan di Jalan Karet Pekanbaru dengan gemerlap pesta Kembang Api yang sangat meriah. Kembang api akan meluncur ke angkasa secara bertubi-tubi dengan warna-warni yang menakjubkan dan memesona.<\/p>\r\n\r\n

Kemudian acara Imlek Bersama dilaksanakan di Hotel Furaya Pekanbaru Minggu 18 Februari 2018 pukul 13.00 hingga 16.30 WIB dimeriahkan artis ibukota. Terakhir Perayaan Cap Goh Meh Sabtu 3 Maret 2018 pukul 19.00 sampai selesai di Jalan Karet Pekanbaru.(azf)<\/strong><\/p>\r\n\r\n

 <\/p>\r\n","photo":"\/images\/default-photo.jpg","caption":""}]



[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar