TAK IKUTI SESI FOTO BERSAMA DENGAN BUPATI/WALI KOTA SE RIAU DAN KAPOLDA RIAU

Bupati Kepulauan Meranti M Adil Dipanggil Kapolda Riau

Di Baca : 3087 Kali
Bupati Kepulauan Meranti, Provinsi Riau M Adil diwawancarai wartawan di sela-sela acara pemusnahan barang bukti minuman keras, daun ganja, dan knalpot bronk di halaman depan Mapolda Riau Jalan Pattimura 13 Pekanbaru, Kamis (29/12/2022). (Aznil Fajri/Detak

Viral Diberitakan di Media

Seperti viral diberitakan media sebelumnya, Bupati Kepulauan Meranti, Riau M Adil menjadi sorotan setelah menyebut Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sebagai iblis dan setan dalam Rapat Koordinasi Nasional Optimalisasi Pendapatan Daerah, di Pekanbaru, Riau, pada Kamis (8/12/2022). Dia juga turut mengancam untuk angkat senjata dan bergabung dengan Malaysia jika pemerintah pusat tidak membagi dana bagi hasil (DBH) minyak bumi secara tidak adil. Lantas siapa sebenarnya sosok M Adil? 

Adil merupakan pria kelahiran 18 April 50 tahun lalu. Dia menjabat sebagai Bupati Kepulauan Meranti sejak 2021 hingga 2024 mendatang. 

Sebelum duduk di kursi nomor 1 Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau,  dia mengawali karier politiknya dengan masuk sebagai legislator di DPRD Kabupaten Bengkalis pada periode 2009-2014. Dia kemudian menjadi legislator di DPRD Riau pada 2014-2018 saat masih tergabung dalam Partai Hanura. Pada 2018 dia berganti partai dan masuk ke PKB. Dia kembali terpilih sebagai Anggota DPRD Riau untuk periode 2019-2024. Di tagun 2020 terpilih jadi Bupati Kepulauan Meranti Riau. 

Namun, di tengah-tengah masa baktinya dia memutuskan mundur dan maju sebagai calon Bupati Meranti Riau dan menang pada 2021 silam. Dia menamatkan pendidikan sarjana dan magisternya di Universitas Lancang Kuning Pekanbaru. 

Bupati Kepulauan Meranti M Adil ini mendapat sorotan usai menyebut Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sebagai iblis dan setan dalam Rapat Koordinasi Nasional Optimalisasi Pendapatan Daerah, di Pekanbaru, Riau,  Kamis lalu (8/12/2022). Tak hanya menyebut Kemenkeu dengan kata-kata kasar, Bupati Meranti juga mengancam akan mengangkat senjata dan bergabung dengan Malaysia.







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar