Kasus Dugaan Penghinaan Wartawan oleh Sekda Riau Berlanjut, PETA: Kita Sudah Gelar Bersama Kabag Wassidik
Di Baca : 3046 Kali
SF Haryanto (kiri), Fazar Muhardi (kanan).
"Tapi kalau isteri saya pakai yang palsu, pasti orang akan tetap bilang itu (tas) yang asli. Ya itulah, mungkin gantungannya itu yang bagus, tapi ya sudahlah," sambung SF Hariyanto dalam video singkat tersebut.
Ketum PETA Fazar Muhardi menganggap pernyataan SF Hariyanto merupakan ungkapan yang telah menghina sekaligus merendahkan derajat wartawan Indonesia.
"Secara pribadi saya menuntut Sekda Riau SF Hariyanto untuk meminta maaf dalam tempo yang sesingkat-singkatnya," katanya.
Fazar menjelaskan, pers itu bukan pekerjaan atau manusia hina dan bukan juga pekerjaan rendahan.
"Profesi wartawan memiliki standar kecerdasan, standar pendidikan, dan juga standar penghasilan," katanya.
Tulis Komentar