Hujan Abu Marapi, Pemkab Agam Imbau Warga Kurangi Aktivitas Luar Rumah

Erupsi Gunung Marapi Sumbar, Lima Korban Meninggal Berhasil Dievakuasi

Di Baca : 3469 Kali
Proses evakuasi pendaki meninggal dunia yang dilakukan oleh tim gabungan pada Selasa (5/12/2023). Tim gabungan terdiri dari unsur BASARNAS dan BPBD. Hingga Selasa (5/12/2023), terdapat lima korban meninggal dunia yang berhasil dievakuasi. (Foto/Dok: Tim Gabungan Penanganan Darurat Erupsi Gunung Marapi)

Bukittinggi Kota Wisata, Detak Indonesia -- Hujan abu vulkanik Gunung Marapi masih terjadi pada beberapa wilayah di Kabupaten Agam, Provinsi Sumatra Barat, Selasa (5/12/2023). Pemerintah kabupaten (Pemkab) setempat mengimbau warga untuk mengurangi aktivitas luar rumah.

Pemkab Agam menyebutkan wilayah yang masih terdampak hujan abu vulkanik di beberapa kecamatan, yaitu Kecamatan Canduang, Kecamatan Sungai Pua, Kecamatan Ampek Angkek, dan Kecamatan Malalak. Hal tersebut dikonfirmasi Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Bambang Wasito melalui sambungan telepon.

"Sampai hari ini masih ada hujan abu, hanya hujan abu, kerikilnya sudah tidak ada," jelas Bambang, Selasa (5/12/2023).

Meski terdampak hujan abu vulkanik, warga yang berada di empat kecamatan paling terdampak tersebut masih belum ada yang mengungsi. Namun, terkait hal tersebut Bambang mengatakan Pemkab Agam terus mengimbau warga untuk mengurangi aktivitas di luar rumah. Apabila akan melakukan aktivitas, maka warga diimbau untuk terus menggunakan masker agar tidak berdampak pada kondisi kesehatan.







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar