Tragis Banjir dan Longsor Sumbar, 19 Orang Meninggal 7 Orang Hilang

Jalan Padang-Painan Tertutup Longsor

Di Baca : 3443 Kali
Banjir disusul longsor di jalan lintas Padang-Painan di Lubuk Titik, Sumatera Barat (Sumbar) tanah lereng menimbun badan jalan sejauh 500 meter, 19 orang meninggal 7 orang hilang. Sebagian jalan lintas dari Padang ke Pesisir Selatan masih tertutup longsor sejauh 500 meter. Sejumlah kendaraan terjebak lumpur longsor dan tak bisa bergerak. (tim)

Painan, Detak Indonesia – Banjir dan longsor yang terjadi di wilayah Sumatera Barat sejak Kamis (7/3/2024) telah menelan korban jiwa sebanyak 19 orang meninggal dunia, 2 orang luka-luka dan 7 orang hilang.

Berdasarkan informasi dari Pusat Pengendalian Operasi (PUSDALOPS) BNPB, wilayah Kota Padang sebanyak 10.150 kk/35.299 Jiwa terdampak. Kabupaten Pesisir Selatan sebanyak 16 Jiwa meninggal, 7 Jiwa hilang, dan 25.794 KK terdampak banjir. Kabupaten Padang Pariaman sebanyak 3 orang meninggal dunia, 2 orang luka-luka dan sebanyak 800 KK/2958 jiwa terdampak. Kota Solok sebanyak 238 KK / 813 jiwa terdampak. Kabupaten Limapuluh Kota sebanyak 24 KK /100 jiwa terdampak. Kabupaten Agam sebanyak 36 KK/144 jiwa terdampak. Kabupaten Solok sebanyak 10 KK terdampak. Kabupaten Pasaman Barat sebanyak 31 KK terdampak, dan Kabupaten Pasaman sebanyak 191 KK terdampak. Sementara ada badan jalan dekat jembatan yang amblas, dan ada badan jalan yang runtuh di pinggir sungai sehingga kendaraan tak bisa lewat hingga Ahad ini 10 Maret 2024.

Dampak bencana banjir dan longsor memaksa warga untuk mengungsi. Di wilayah Kota Padang sebanyak 3.734 jiwa mengungsi, Kabupaten Pesisir Selatan sebanyak 29.483 KK/76.178 jiwa mengungsi, dan Kabupaten Agam sebanyak 49 KK/209 jiwa mengungsi.

Banjir dan longsor menyebabkan kerugian material di wilayah Sumatera Barat sebanyak 37.265 unit rumah terdampak, 666 rumah rusak, 3 unit rumah hanyut, 26 unit jembatan rusak, 45 unit ibadah terendam, 25 unit sekolah terendam, 13 titik ruas jalan terdampak, 2 unit irigasi rusak, 113 ha lahan terdampak, 300 m2 lahan pertanian terdampak dan 5 unit fasum terdampak.

Warga di jalan lintas Padang-Painan membantu mengevakuasi mayat di dalam sungai terjepit dalam mobil Panther. Jembatan putus tak bisa dilewati kendaraan.






[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar