Santriwati Satu Kapal Pompong di Inhil Babak Belur Dianiaya Pria
Tembilahan, Detak Indonesia--Seorang santriwati yang naik satu kapal pompong di Gaung Kabupaten Indragiri hilir Riau babak belur dihajar seorang pria yang berprofesi sebagai petani.
Kisah kejadiannya terjadi pada Ahad 26 Mei 2024 sekira pukul 09.30 WIB korban santriwati inisial Jam (15 tahun) yang masih di bawah umur saat berada di Pelabuhan Kantor Desa Pintasan Kecamatan Gaung Kabupaten Indragirihilir, Riau, tiba-tiba datang terlapor bernama Ramadan menggunakan motor pompong kecil sambil berkata "mau kemana" di jawab korban "balik" di bilang terlapor "ikut saja sama abang mau ke Belantak juga" kemudian korban ikut.
Pada saat dalam perjalanan pelapor bertanya "ada nomor HP" korban jawab "nanti saja sampai di Pelabuhan (Dermaga PT. BDL)", sekira pukul 09.40 WIB terlapor mematikan motor pompong bertempat di Tepi Sungai Gaung Desa Pintasan Kecamatan Gaung Kabupaten Inhil-Riau. Kemudian korban bertanya "kenapa berhenti" di jawab terlapor "minyak dikit kurang" kemudian terlapor minum dan makan kemudian mengajak korban makan lalu korban jawab sudah makan di Pondok".
Setelah terlapor selesai makan, terlapor pun turun ke darat tepi sungai lalu cuci tangan, kemudian terlapor mengambil kayu broti dengan panjang kurang lebih 0.5 meter dari tepi sungai, setelah itu terlapor juga mengambil parang dari dalam motor pompong sambil mengancam korban, terlapor berkata "turun" namun korban tidak mau, kemudian terlapor memegang tangan korban lalu menarik korban turun dari motor pompong.

Tulis Komentar