ORANG MENGIRIMKAN KARANGAN BUNGA UCAPAN SELAMAT

Hinca Panjaitan Sampaikan Kritik ke Kejaksaan di Hari Adhiyaksa Ke-64 2024

Di Baca : 3138 Kali
Hinca Panjaitan SH MH menunjukkan foto di ponselnya kepada sejumlah wartawan seorang jaksa aktif perempuan berbaju Pertamina. (tsi)
 

"Kalau orang mengirimkan karangan bunga kepada Kejaksaan ucapan selamat, tapi Saya sebagai mitra menyampaikan kritik dan memberi catatan," kata Hinca.

Kemudian sebagai Komisi III DPR RI memiliki Panja (Panitia Kerja) Penegakan Hukum di sektor sumber daya alam yang 20 tahun terakhir ini berantakan sumber daya alam. Misalnya beberapa waktu lalu menggelegar di Komisi III oleh Menko Polhukam Prof Mahfud MD masalah emas yang sampai ratusan triliun rupiah sampai sekarang tak ada jelasnya juga itu.

Kemudian yang terbaru dan menghebohkan Hinca mengaku sudah bekerja tiga tahun di sana adalah Bangka Belitung tentang timah. Kejaksaan sedang mengerjakan pekerjaannya tinggal menunggu finishingnya saja tapi agak melambat.

"Dan Saya melihat di situ juga ada Kejaksaan khususnya Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen. Kalau omongin intelijen kan kita selalu BIN. Kejaksaan ada intelijen seperti Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen. Itu sudah Saya petakan selesai. Timah itu adalah kekayaan besar. Bangka Belitung itu harusnya menjadi kaya raya jadi miskin," kata Hinca Panjaitan.

Ini buku baru dibuat Hinca #SaveBabel tapi belum diterbitkan, selamatkan Babel. Hal serupa juga nanti selamatkan Ketahanan Energi, Selamatkan Indonesia, Selamatkan Pertamina. Nah, dengan penjelasan latar belakang tersebut Hinca ingin melakukan terobosan. Kalau masyarakat yang melaporkan ke Aparat Penegak Hukum (APH) kurang respon, tapi Hinca mencoba sebagai anggota DPR melapor ke Kejati Riau masalah dugaan korupsi proyek geomembrane senilai Rp200 miliar lebih di PT Pertamina Hulu Rokan (PHR).







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar