ORANG MENGIRIMKAN KARANGAN BUNGA UCAPAN SELAMAT

Hinca Panjaitan Sampaikan Kritik ke Kejaksaan di Hari Adhiyaksa Ke-64 2024

Di Baca : 3145 Kali
Hinca Panjaitan SH MH menunjukkan foto di ponselnya kepada sejumlah wartawan seorang jaksa aktif perempuan berbaju Pertamina. (tsi)
 

"Nanti kalian cek ya, perempuan itu, siapa itu siapa Kepala Head Ops Legalnya itu. Atas nama Proyek Strategis Nasional disebutkan bahwa Jaksa berhak mewakili itu, kerja di situ. Kalau sudah sempat kek gitu bahaya itu. Oleh hakim surat edaran Mahkamah Agung, Jaksa tidak bisa jadi pengacara negara untuk BUMN karena BUMN itu entitas swasta yang uangnya dipisahkan," kata Hinca Panjaitan SH MH.

Jadi, ini penting untuk mengingatkan pihak Kejaksaan 64 tahun kau Ulang Tahun Ayo kita introspeksi. Teman-teman cek, adakah perkara Pertamina yang difollow-up. Untuk Kejaksaan UU yang dibuat baru, agar instansi Kejaksaan kembali pada rohnya sebagai seorang Penuntut mewakili negara. Bukan penurut, bedakan ini. Dia jadi penurut jika sudah menjadi Tim Legalnya di sana. Karena jadi bagian. Hilanglah pungsi penuntutan itu. Jadi ini jadi hadiah ulang Kejaksaan ke 64 tahun 2024 telah terjadi preseden mengkhawatirkan Hinca di mana MoU antara Kejaksaan dan BUMN khususnya Pertamina dan seluruh Sub Holdingnya seperti PT PHR, nampaknya dijadikan sebagai tameng bagi individu-individu yang terlibat dalam tindakan melawan hukum.

Sehingga acara-acara seremonial PHR pun dihadiri Kajati, gawat ini sudah. Ok dibantu karena bagian dari kerja sama baru dibantu nanti ambulance kepada Kejaksaan CSR. Seharusnya CSR kepada masyarakat. Karena dana APBN untuk Kejaksaan sudah cukup, triliunan.

Hinca tunjukkan video bikinan Humas Pertamina seorang Jaksa perempuan aktif pakai baju Pertamina. Kalau ingin tahu bisnis lalu belajar kata Hinca, bukan karena tugas Kejaksaan adalah Penegakan Hukumnya. Jadi ini melenceng jauh. Di era Ulang Tahun ke-64 Kejaksaan diminta ini dievaluasi. Karena satu sisi mencegah korupsinya, PSN dibantu agar sukses, faktanya membiarkannya menjadi tidak sukses, bagian dari tidak sukses itu dia.

"Inilah yang Saya laporkan plastik geomembrane tadi. Jelas-jelas itu bermasalah. Terus dibiarkan. Jadi apa pungsimu di situ. Ketika Kejaksaan bilang itu salah Ndak apa-apa itu ini proyek strategis nasional harus kita dukung penuh. Jadi tameng yang dimaksud tadi itu di situ," ujar Hinca.







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar