Pipa minyak yang bocor sudah diatasi

Apresiasi Kepedulian PHR, Warga Terdampak Beri Respon Positif

Di Baca : 1595 Kali
Tongam Lubis, salah satu warga terdampak mengucapkan terima kasih kepada PHR atas respon cepatnya menangani pipa minyak PT Pertamina Hulu Rokan yang bocor di Km 16 Kepenghuluan Bangko Bakti, Kecamatan Bangko Pusako, Kabupaten Rokan Hilir, Riau, Rabu (24/7/2024). (Dok. Humas PHR)
 

Pada saat pelaksanaan pengadukan kapur dengan tanah sedalam 30 cm, alat berat rasleking mengenai pipa minyak di dalam tanah. Apalagi kedalaman pipa tanamnya tak lebih dari 30 cm. Kondisi tersebut membuat alat berat atau rasleking mengenai pipa yang tertanam hingga pipa robek. Selanjutnya minyak yang ada di pipa menyembur keluar dan mengalir ke jalanan.

"Dampak dari semburan minyak tersebut mengenai dua rumah warga atas nama Jonter Lumban Toruan dan Tongam Lubis. Untuk korban nihil," jelas Isa.

Corporate Secretary PHR, Rudi Ariffianto, mengatakan pihaknya sudah mengambil tindakan untuk menghentikan aliran pada pipa minyak. Termasuk turut melakukan perbaikan dan pemilihan operasi dalam waktu dekat.

"PHR telah mengambil tindakan-tindakan yang diperlukan untuk menghentikan aliran pada pipa dan membersihkan area terdampak, melakukan perbaikan dan pemulihan operasi dalam waktu segera," katanya.

TENTANG PHR WK ROKAN

PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) merupakan salah satu anak perusahaan Pertamina yang bergerak dalam bidang usaha hulu minyak dan gas bumi di bawah Subholding Upstream, PT Pertamina Hulu Energi (PHE). PHR berdiri sejak 20 Desember 2018. Pertamina mendapatkan amanah dari Pemerintah Indonesia untuk mengelola Wilayah Kerja Rokan sejak 9 Agustus 2021.

Pertamina menugaskan PHR untuk melakukan proses alih kelola dari operator sebelumnya. Proses transisi berjalan selamat, lancar dan andal. PHR melanjutkan pengelolaan WK Rokan selama 20 tahun, mulai 9 Agustus 2021 hingga 8 Agustus 2041.







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar