disambut Region Head PTPN IV Regional III Rurianto dan jajaran Board of Regional Management

Kemenko Perekonomian Kagumi Pendekatan Sirkular Ekonomi PTPN IV Regional III

Di Baca : 1610 Kali
Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis Kementerian Koordinator Perekonomian Republik Indonesia Dida Gardera melakukan kunjungan kerja di Kebun Sei Pagar PTPN IV Regional III, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, akhir pekan ini. (Dok. Humas PTPN IV Regional III)
 

Lebih jauh, Dida turut memberikan nilai positif terhadap pola PTPN IV Regional III dalam mengakselerasi peremajaan sawit rakyat (PSR) yang saat ini menjadi pionir dan rujukan secara nasional.

Ia mengatakan empat strategi yang diusung perusahaan mulai dari pola single management, kemitraan swadaya atau Offtaker,  penyediaan bibit unggul bersertifikat kepada petani, hingga program pembinaan KUD menjadi jawaban dalam mengakselerasi peremajaan sawit petani dan memangkas ketimpangan produktivitas.

Sejak 2019, kemitraan melalui pola single management dengan Perusahaan yang mengatur budidaya perkebunan sawit milik petani, mulai dari tanam ulang, pemeliharan, hingga proses panen angkut olah, telah terbukti mampu membawa produktivitas petani binaan PTPN IV di atas rata-rata standar nasional.

"Indonesia telah menduduki peringkat pertama dalam produksi minyak sawit sekaligus sebagai pemilik lahan perkebunan kelapa sawit terluas di dunia. Kelapa sawit sebagai industri padat karya, telah menjadi ladang ekonomi bagi jutaan penduduk Indonesia. Program-program ini yang kita harapkan terus diperluas agar produktivitas dan kesejahteraan petani meningkat," tuturnya.

Ia menjelaskan berdasarkan data Kemenko Perekonomian, komposisi pengusahaan perkebunan kelapa sawit sebanyak 41 persen dikelola oleh masyarakat atau sekitar 6,72 juta hektare (ha). Namun, produktivitas petani masih jauh di bawah perusahaan dengan disparitas mencapai 40-50 persen.







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar