Kapolres Kampar: Ponpes Darul Quran Laporankan Balik Pencemaran Nama Baiknya
Kariman tidak membantah adanya pukulan yang diterima FA. Dia menyebut itu hal biasa antara anak-anak dan sudah didamaikan sehingga tidak ada pembiaran.
"Bukan upaya pemukulan, itu kan reflek," jelasnya.
Kariman menjelaskan bahwa pengawasan di Ponpes Darul Quran dilakukan 24 jam. Pada saat terjadinya pemukulan itu, semuanya sedang menjalankan ibadah Salat Zuhur.
Sudah Damai
Setelah terjadi peristiwa itu, Kariman mengatakan pihak Ponpes telah melakukan perdamaian dengan menghadirkan orangtua para pihak.
"Orangtua sudah ada kesepakatan yang sakit diobati, yang tanggung jawab yang menangani (memukul), pelaku yang tanggung jawab dan sudah beres," katanya.
Terpisah, Kepala UPT PPPA Kabupaten Kampar, Riau, Linda Wati mengatakan, pihak Ponpes tidak mengerti arti kekerasan terhadap anak.
"Yang bisa melakukan kekerasan itu siapa saja? pondok pesantren, pengasuh, orangtua, siapa saja, kebetulan yang melakukan kekerasan ini adalah sesama anak yang bersekolah di pondok pesantren," kata Linda.
Tulis Komentar