Antisipasi Evakuasi Warga Saat Banjir

Bupati Bandung Sebut Kawasan Dayeuhkolot Memerlukan Perahu

Di Baca : 1078 Kali
Bupati Bandung, Dadang Supriatna saat berkunjung ke kawasan Dayeuhkolot, Bojongsoang, Baleendah, dan Solokanjeruk Kabupaten Bandung pada Minggu (24/11/2024). (Foto: Ist)
 

"Tapi mudah-mudahan dalam waktu dua hari ini tidak ada kendala apapun. Hujan mudah-mudahan reda, sehingga pelaksanaan Pilkada di Kabupaten Bandung dan negara kita ini bisa berjalan dengan lancar," imbuhnya.

Dadang pun turut menyikapi tanggul sungai yang jebol di Desa Citeureup Kecamatan Dayeuhkolot pada Minggu (24/11/2025) kemarin, sehingga berdampak kerusakan pada permukiman masyarakat di kawasan tersebut.

"Setelah saya kunjungi juga ke lokasi, ternyata kenapa tanggul sungai jebol karena ada jembatan di bawah aliran air sungai. Maka saya prediksi tanggul tersebut tidak bisa menahan aliran air sungai. Solusinya sudah kita lakukan assessment bagi rumah-rumah yang jebol dan kita berikan bantuan dan perhatian untuk perbaikannya," tutur Bupati.

Kang DS, sapaan Dadang Supriatna, mengatakan, kedepan pemerintah akan menganggarkan untuk pembuatan jembatan sesuai dengan ketinggian level daripada sungai itu sendiri.

"Sehingga tidak terjadi tanggul sungai jebol lagi. Dan diharapkan warga jangan memaksakan, kalau terjadi apa-apa tetap menyalahkan kepada pemerintah. Di sini mohon kerjasamanya, contoh di Desa Panyadap Kecamatan Solokanjeruk, kalau misalkan ini mau pakai jembatan jangan pernah orang atau per rumah. Kalau pemerintah siapkan gang, mungkin akan kita siapkan," tuturnya.

Dadang pun berencana untuk mensosialisasikan hal itu, karena kondisi rumahnya sudah berdempetan atau berdekatan.







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar