Antisipasi Evakuasi Warga Saat Banjir

Bupati Bandung Sebut Kawasan Dayeuhkolot Memerlukan Perahu

Di Baca : 1080 Kali
Bupati Bandung, Dadang Supriatna saat berkunjung ke kawasan Dayeuhkolot, Bojongsoang, Baleendah, dan Solokanjeruk Kabupaten Bandung pada Minggu (24/11/2024). (Foto: Ist)
 

"Kalau misalkan masing-masing rumah harus punya jembatan, saya kira boleh pada prinsipnya. Hanya saja disesuaikan dengan ketinggian. Jangan sampai jembatan di bawah level ketinggian permukaan aliran air sungai,  yang akibatnya tanggul jebol karena tak bisa nahan luapan air. Contoh di Desa Citeureup Dayeuhkolot itu, aliran air deras, sampah numpuk, kemudian nabrak jembatan akhirnya tanggul jebol sehingga berdampak ke permukiman masyarakat," ujarnya.

Kang DS juga memohon dengan sangat  dan kerjasama dari seluruh warga.

"Insya Allah saya akan anggarkan bagi jembatan-jembatan yang harus kita perbaiki," ucapnya.  

Ia mengungkapkan bahwa pihaknya sudah berdiskusi dengan BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai) Citarum kemarin.

"Bahwa urusan jembatan itu, urusan pemerintah daerah. Oke kalau sudah seperti itu, berarti kita menganggarkan berapa anggaran yang harus disiapkan untuk perbaikan jembatan. Jangan sampai setiap kejadian, ini mengakibatkan tanggul jebol dan akhirnya warga yang terkena dampak. Insya Allah kita akan terus perbaiki, semuanya. Kita akan anggarkan tahun 2025, mumpung masih dalam pembahasan. Tapi kita sudah menganggarkan," tuturnya. (*/zal)







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar