Mahasiswa dan Pemuda Minta Polisi Selidiki Oknum Ormas-LSM Penyebar Hoaks Ganggu Investasi di Riau
“Dalam aksinya oknum LSM/Ormas tersebut seolah-olah mengatasnamakan masyarakat Riau dan menyebarkan kebohongan atau hoaks, oleh karena itu AMPPI Riau mengharapkan Polda Riau melakukan upaya pro aktif menyelidiki apa yang menjadi motivasi kelompok tersebut, dan segera memberikan tindakan tegas sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” lanjutnya.
Seperti diketahui bahwa saat ini Provinsi Riau adalah andalan Indonesia dalam bidang perkebunan sawit, karena dari 16,38 juta hektare perkebunan sawit Indonesia, seluas 3,38 juta ha atau 20,63 persen ada di Provinsi Riau. Dengan posisi yang strategis tersebut, Provinsi Riau sangat rawan dengan sorotan kampanye hitam yang menyerang investor industri perkebunan.
AMPPI Riau menduga bahwa penyebaran hoaks yang dilakukan oknum LSM/Ormas tersebut terkait dengan kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu, dan sangat rawan dimanfaakan untuk kepentingan persaingan bisnis.
AMPPI melihat sudah saatnya pemerintah melalui Kepolisian melakukan penyelidikan terhadap siapa yang menjadi aktor intelektual di belakang berbagai kampanye hitam oknum-oknum tersebut.
“AMPPI Riau telah menelusuri jejak digitalnya oknum-oknum tersebut, dan ditemukan mereka seringkali melakukan aksi demonstrasi di Riau maupun Jakarta dengan tujuan kampanye hitam yang menyerang dan menyudutkan institusi pemerintah, badan usaha, maupun individu tokoh-tokoh tertentu di Riau, jadi Kepolisian Riau harus segera bertindak sebelum ada dampak yang merugikan bagi dunia investasi di Riau,” jelas Arizal kepada Wartawan dalam aksi di Mapolda Riau di Pekanbaru.(azf)
Tulis Komentar