PTPN IV PalmCo Proyeksi Raup Tambahan USD3,6 Juta Premium Price

2025, PTPN IV Palmco Target Pasarkan 120.000 MT CPO Bersertifikasi Internasional

Di Baca : 2666 Kali
Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko K Santosa melakukan pengiriman perdana dan menargetkan perolehan nilai tambah mencapai USD3,6 juta dari produk CPO bersertifikat RSPO IP. Proses pengiriman perdana minyak sawit mentah atau CPO produksi PTPN IV yang telah mengantongi sertifikasi RSPO model Identity Preserved berstandar global sendiri dilaksanakan di Rokan Hulu, Riau baru-baru ini. CPO premium tersebut memenuhi seluruh aspek sustainability yang ketat sesuai standar pasar internasional. (Dok. Humas PTPN IV Regional III)
 

“RSPO IP adalah model rantai pasokan Penjagaan Identitas (Preserved) dari Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO). Model ini memastikan bahwa produk sawit bersertifikat RSPO dapat diidentifikasi secara unik hingga ke PKS tunggal bersertifikat RSPO,” jelasnya.

Pengiriman perdana produk CPO bersertifikasi RSPO IP sendiri berlangsung di PTPN IV Regional III pada akhir pekan ini. Sebanyak 4.000 metrik ton minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) model IP dikirim dari pabrik kelapa sawit Tandun dan Sei Rokan PTPN IV Regional III Riau.

"Sertifikasi RSPO model IP ini bukan hanya sekedar premium price maupun kemampuan kita bersaing di pasar global, namun merupakan wujud komitmen kita untuk bersama-sama melaksanakan program sawit lestari yang berkelanjutan," urainya.

PTPN IV Regional III sendiri pada tahun ini menargetkan untuk menghasilkan 50.000 metrik ton CPO RSPO IP untuk dipasarkan di pasar global.

Lebih jauh, Jatmiko mengatakan bahwa pengiriman perdana yang dilaksanakan serentak di PKS Sei Rokan dan PKS Tandun ini merupakan momen penting pasca kerja keras Regional III dalam meraih sertifikasi RSPO-IP sejak medio 2024 baru dapat terwujud jelang penghujung tahun.







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar