PTPN IV PalmCo Proyeksi Raup Tambahan USD3,6 Juta Premium Price

2025, PTPN IV Palmco Target Pasarkan 120.000 MT CPO Bersertifikasi Internasional

Di Baca : 2669 Kali
Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko K Santosa melakukan pengiriman perdana dan menargetkan perolehan nilai tambah mencapai USD3,6 juta dari produk CPO bersertifikat RSPO IP. Proses pengiriman perdana minyak sawit mentah atau CPO produksi PTPN IV yang telah mengantongi sertifikasi RSPO model Identity Preserved berstandar global sendiri dilaksanakan di Rokan Hulu, Riau baru-baru ini. CPO premium tersebut memenuhi seluruh aspek sustainability yang ketat sesuai standar pasar internasional. (Dok. Humas PTPN IV Regional III)
 

Hingga saat ini, PTPN IV Regional III tercatat sebagai bagian dari Sub Holding PTPN IV PalmCo perdana yang berhasil memiliki sertifikasi RSPO model IP. Sertifikasi model itu berkontribusi terhadap premium price yang signifikan mencapai USD40 per metric ton.

Region Head PTPN IV Regional III Ahmad Gusmar Harahap menambahkan dengan adanya sertifikasi model IP ini turut akan menghasilkan tambahan devisa bagi negara dari hasil kegiatan pengiriman CPO berkualitas tinggi di pasar global. 

"Insya Allah, tahun ini, kita menargetkan mampu memproduksi dan mengapalkan 50.000 ton CPO bersertifikasi IP yang memiliki premium price sebesar 40 US Dollar per Metric Ton. Dengan adanya sertifikasi IP ini, tidak hanya membawa added value, namun juga kontribusi kita untuk terus mengoptimalkan peluang, memaksimalkan perbaikan, dalam memanfaatkan setiap peluang dan menjawab tantangan," kata Gusmar.

Lebih jauh, ia memaparkan bahwa saat ini karyawan perusahaan sebaiknya sudah mulai untuk berfikir secara luas, tidak hanya untuk menghasilkan produk yang baik dan berkualitas, namun juga menunjukkan kepada dunia bahwa PTPN IV Regional III bisa menjaga nama baik komoditas utama Indonesia saat ini.

"Bahkan Presiden Bapak Prabowo juga menyatakan bahwa sawit adalah asset strategis negara yang diharapkan banyak negara di dunia. Untuk itu, kami berkomitmen menjadi bagian penting menjaga asset strategis negara ini dan berkontribusi positif terhadapnya," urainya.







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar