Gara-gara proyek jalan jalur PLN

Diduga di PHK Sepihak Pimpinan PT Aburahmi, Eks Pekerja Mencari Keadilan

Di Baca : 2160 Kali

 

Jalan lintas tersebut adalah jalan artenatif atau jalan potong dari jalan akses sebenarnya, untuk menuju kebun PT Aburahmi. Dikarenakan ada hambatan dari masyarakat pemilik kebun kiri dan kanan badan jalan, mereka tidak sepakat dengan harga kompensasi yang ditawarkan oleh pihak perusahaan.

"Mulai dari harga tanah dan pohon karet serta tanaman tumbuhan lainnya. Kabarnya sudah dua kali melakukan sosialisasi ke masyarakat namun belum ada kesepakatan, dan sangat disayangkan warga yang selaku BPD tidak pernah ikut sertakan dalam sosialisasi tersebut berkemungkin juga dengan perangkat desa lainnya dan Kadus setempat pun mungkin juga tidak tahu adanya proyek jalan jalur PLN tersebut," keluh Darmadi.

Hal ini berkemungkin akan berdampak buruk bahkan akan menjadi tidak  harmonis hubungan antara masyarakat Desa Air itam dengan pihak PT Aburahmi," ujar Darmadi penuh dengan ke khawatiran.

"Sebab arogansi yang diperlakukan oleh Pimpinan PT Aburahmi mem-PHK secara sepihak eks karyawannya menuai kecaman warga. Wajar menurutnya jika saat ini jadi topik pembicaraan warga di setiap tempat karena ke salahan seperti itu pun langsung di PHK tanpa adanya surat peringatan terlebih dahulu. Padahal perusahan itu hadir untuk mebuat masyarakat desa lebih sejahtera aman dan tentram," tegas Darmadi.

"Beberapa waktu yang lalu saya selaku Ketua BPD Air Itam Timur, telah didatangi oleh dua orang pekerja PT  Aburahmi saudara Maidin Parsito dan Yayan Saputra bersama keluarganya dan dikawal oleh pengurus Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI)," bebernya.

"Mereka bercerita atas problema yang dihadapi mereka saat ini. Tentang kronologi dari akar permasalahan PHK sepihak. Tertanggal 19 Desember 2024 Sumaidin Parsito (operator) dan Yayan Saputra (helper) telah di PHK sepihak oleh Pimpinan PT Aburahmi," tutup Darmadi. (spt/tim)







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar