Target tahun ini menghasilkan 120.000 metrik ton CPO

PTPN IV Regional III Kirim 4.000 Metrik Ton CPO Model Identity Preserved Standar Global

Di Baca : 2333 Kali
PTPN IV Regional III mengukir prestasi pasca mendapatkan sertifikasi standar internasional Roundtable of Sustainable Palm Oil model Indetity Preserved atau RSPO IP untuk dua unit kerja pabrik kelapa sawit Tandun dan Sei Rokan. Sebanyak 4.000 metrik ton minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) model IP dikirim dari pabrik kelapa sawit Tandun dan Sei Rokan, bulan ini. (Dok. Humas PTPN IV Regional III)
 

Hingga saat ini, PTPN IV Regional III tercatat sebagai bagian dari Sub Holding PTPN IV PalmCo perdana yang berhasil memiliki sertifikasi RSPO model IP. Seritifikasi model itu berkontribusi terhadap premium price yang signifikan mencapai USD 40 per metric ton.

Ia menjelaskan dengan adanya sertifikasi model IP ini, perusahaan diproyeksi menambah pendapatan melalui premi penjualan CPO model IP untuk turut memasok kebutuhan pasar internasional. Selain itu, sertifikasi model IP ini juga akan menghasilkan tambahan devisa bagi negara dari hasil kegiatan pengiriman CPO berkualitas tinggi di pasar global. 

"Insya Allah, tahun ini, kita menargetkan mampu memproduksi dan mengapalkan 50.000 ton CPO bersertifikasi IP yang memiliki premium price sebesar 40 US Dollar per Metric Ton. Dengan adanya sertifikasi IP ini, tidak hanya membawa added value, namun juga kontribusi kita untuk terus mengoptimalkan peluang, memaksimalkan perbaikan, dalam memanfaatkan setiap peluang dan menjawab tantangan," jelasnya.

Lebih jauh, ia memaparkan bahwa saat ini karyawan perusahaan sebaiknya sudah mulai untuk berfikir secara luas, tidak hanya untuk menghasilkan produk yang baik dan berkualitas, namun juga menunjukkan kepada dunia bahwa PTPN IV Regional III bisa menjaga nama baik komoditas utama Indonesia saat ini.

"Bahkan Presiden Bapak Prabowo juga menyatakan bahwa sawit adalah asset strategis negara yang diharapkan banyak negara di dunia. Untuk itu, kami berkomitmen menjadi bagian penting menjaga asset strategis negara ini dan berkontribusi positif terhadapnya," urainya.







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar