Warga, Tokoh Masyarakat Kecewa Kisruh Rencana Peternakan Babi di Kelurahan Agrowisata Tak Transparan
"Tentu kami kaget. Awalnya kami cuma tahu tanah Pak H Su itu sekedar dijual kepada Pak He. Eh..belakangan kami kaget mendengar di lahan itu akan dibuka peternakan babi. Kami keberatanlah. Walau agak jauh dari permukiman warga, tapi kan mobil angkutan babi itu lewat kampung wilayah kami," kata Ketua RW 05 Kelurahan Agrowisata Kecamatan Rumbaibarat, Pekanbaru inisial Je menyampaikan keberatannya kepada wartawan.
Menurut Ketua RW Jefri tersebut, Pemerintah Kota Pekanbaru diharapkan tidak mengeluarkan izin peternakan babi di wilayah Agrowisata Rumbaibarat ini.
Ketua RW 05 inisial Je yang terpilih secara demokratis di Kelurahan Agrowisata ini merasa "dikibuli" saat teken surat tanah jual beli tersebut. Karena belakangan baru diketahuinya peruntukan tanah itu untuk rencana kandang peternakan babi. Jadi awal jual belinya tidak transparan peruntukannya untuk apa. Kalau tahu peruntukan untuk rencana peternakan babi, Je dan kawan lainnya tak akan bersedia meneken surat itu.
Awak media mencoba konfirmasi Camat Rumbaibarat Fahruddin, Kamis (30/1/2025), terkait izin kandang babi di Jalan Sejahtera ujung Kelurahan Agrowisata mengatakan dirinya tidak tahu sama sekali itu.
"Coba saja hubungi Lurahnya, saya aja tidak ada diberi tahu baik soal ganti rugi pemakaman, maupun soal izin peternakan babi, lansung aja sama Lurah P," cetus Camat Rumbaibarat Pekanbaru tersebut.
Tulis Komentar