Jembatan Lae Luhung, Dipastikan Akan Segera Dibangun
Selain sebagai jembatan penghubung antar kedua desa, jembatan itu juga menjadi akses utama bagi operasional PT Asri Power Prima yang sedang membangun PLTA, terletak di Harungguan Toruan. Disebut dengan PLTA Aek Rahu 2. Nantinya PLTA itu akan menghasilkan listrik dengan total daya sebesar 7,5 MW.
Menurut tokoh masyarakat Desa Sion Utara, Absalom Sinaga senada dengan Parningotan Sinaga menyebut, Dusun Harungguan toruan itu sendiri sebenarnya terletak di Desa Si Onom Hudon Timur 2. Namun entah kenapa oleh Kades Sion Runggu sebelumnya memasukkanya ke wilayah Desa Sion Runggu-Sitapung. Pada hal sebenarnya wilayah itu masuk ke Desa Sion Timur 2 di Siduambilik, ungkap tokoh masyarakat ini.
Dikatakan mereka, jembatan Lae Luhung, salah satu jembatan yang cukup angker di wilayah itu. Sebab ketinggian jembatan lebih 70 meter dari permukaan sungai.
Sehingga jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, maka dipastikan akan mendapat malapetaka besar.
Selain mengancam korban jiwa masyarakat, jika jembatan itu putus, maka juga akan memutus akses masyarakat dari Desa Sion Runggu menuju Desa Sionom Hudon Utara dan sekitarnya.
Artinya, fungsi jembatan Lae Luhung menjadi sangat vital dan strategis bagi kelangsungan hidup masyarakat di kedua desa bertetangga itu.

Jembatan Lae Luhung kondisinya sudah miring, dijanjikan Juli 2025 akan dibangun dengan konstruksi beton (permanen). (nes)
Tulis Komentar