Nama-nama Pejabat Tinggi Riau Disebut-sebut Warga Ada Lahan Sawitnya di Wilayah XIII Koto Kampar
Kampar, Detak Indonesia--Berdasarkan data Status Lingkungan Hidup Kabupaten Kampar, Riau, 2009, arahan pengembangan kawasan lahan budidaya di Kabupaten Kampar Riau, dibagi atas:
Pengembangan Hutan Produksi Terbatas (HPT)
Wilayah pengembangan hutan produksi terbatas (HPT) di Kabupaten Kampar, Riau ada tujuh HPT dengan total luas 303.351.42 ha, tersebar di 16 kecamatan, yaitu: Kecamatan XIII Koto Kampar, Bangkinang Barat, Salo, Bangkinang, Bangkinang Seberang, Tapung, Tapung Hulu, Tapung Hilir, Kampar, Siak Hulu, Perhentian Raja, Kampar Kiri Hilir, Kampar Kiri Tengah, Gunung Sahilan, Kampar Kiri dan Kampar Kiri Hulu.
Luas hutan produksi terbatas terdapat di Kecamatan XIII Koto Kampar (58.011.07 ha), kemudian diikuti Kampar Kiri Hilir (51.472 ha), Tapung Hilir (36.550.02 ha) dan Tapung 27.105.49 ha), sementara sisanya < 15.000 ha.
Peta Kawasan Budidaya

Hutan Produksi Terbatas Batang Lipai merupakan lahan HPT terluas mencapai 118.015.51 ha atau 39 persen dari total luas lahan HPT di Kabupaten Kampar. Selanjutnya diikuti dengan HPT Tesso Nilo seluas 87.346 ha (29 persen), HPT Minas 37.046.21 ha (12 persen) dan HPT Batu Gajah 30.608.95 ha (10 persen), sementara sisanya lahan HPT Bukit Permanisan, HPT Muara Mahat dan HPT Sei Pialan.
Khusus luas hutan produksi terbatas terdapat di Kecamatan XIII Koto Kampar (58.011.07 ha).
Ketua Tim Investigasi Dewan Pimpinan Pusat Aliansi Jurnalis Penyelamat Lingkungan Hidup (DPP-AJPLH) Riau, Rahman dan tim yang telah masuk melakukan investigasi di kawasan HPT XIII Koto Kampar, Riau beberapa waktu lalu mendapat informasi dari masyarakat kata warga ada nama-nama pejabat tinggi Riau berkebun sawit di situ.

Tulis Komentar