Dipertanyakan, Polisi Polresta Jemput Buk Eka Diantar ke Kejari Pekanbaru Tanpa Surat Resmi
Kemudian dalam proses penanganan perkara surat Eddy S Ngadimo itu dasarnya itu ada pemalsuan. Hasil pemeriksaan Forensik surat itu non identik. Contoh seperti itu. Inilah gabungan dari kelompok-kelompok diduga mafia tanah itu dibekap oleh oknum aparat ini sehingga dalam proses ini seolah-olah mereka yang benar. Tapi sekali lagi tolong teliti, telaah jangan apriori dalam penanganan perkara. Apalagi ini menyangkut kepemilikan tanah guru-guru. Teliti seksama apalagi proses hukum sedang diupayakan oleh Tim Hukum guru-guru.
Kata Sunardi yang mendapat pengaduan dari Buk Eka, bahwa oknum polisi yang menjemputnya tanpa surat undangan resmi dengan cara inilah Buk Eka bisa pindah angkat kaki dari lokasi perabot ditanah milik guru-guru tersebut.
"Pertanyaan Saya, kok penyidik Polresta Pekanbaru kok intervensinya sampai kesana gitu lho. Penyidik kan melakukan proses penyelidikan penyidikan apa yang didapati ditemukan. Bukan mengintervensi mengobok-obok sampai kesana. Kan ada proses lain contoh perdata. Kalau keberatan gugat dong secara perdata.
Bukan serta merta mengusir orang seenak udel itu. Untuk diketahui surat hibah dan sertifikat yang menempati tanah guru-guru itu sudah dibatalkan oleh Mahkamah Agung (MA) dan lahan harus dikosongkan. Artinya guru-guru pensiunan SMPN 5 Pekanbaru memiliki hak dilahan itu," kata Sunardi.
Sementara Buk Eka yang dikonfirmasi wartawan Kamis siang (22/5/2025) membenarkan dirinya dijemput Polisi Polresta Pekanbaru bernama Jai di perabotnya Jalan Arifin Ahmad Pekanbaru, Selasa (10/5/2025).
"Setelah dijemput polisi itu Saya diantar ke Kejari Pekanbaru dipertemukan dengan jaksa perempuan. Tak ada diBAP cuma kesannya saya ditakut-takuti akan dipenjarakan. Tak ada surat undangan panggilan resmi ke Saya. Saya gak tahan juga mau pindahin aja perabot saya. Tapi minta ke polisi tolong buka pintu pagar tembok di depan perabot Saya ini. Sekarang ini ada pengacara mereka di lahan perabot saya ini," kata Buk Eka kepada wartawan. (azf)
Tulis Komentar