Kepergok Wartawan, Ratusan Truk Odol Tak Masuk Jembatan Timbang, Kabur Lintang Pukang

Ratusan Truk Odol di Pekanbaru Tak Mau Masuk Jembatan Timbangan, Malah Lari

Di Baca : 1466 Kali
Ratusan truk melebihi muatan atau Over Dimensi Over Loading (ODOL) lari lintang pukang tak mau masuk jembatan timbang di Jalan Lintas Timur Sumatera-Riau Tenayanraya Km 24 Pekanbaru, Seni malam (30/6/2025) sekira pukul 12.50 WIB. (Aznil Fajri/Detak Indonesia.co.id)

Tenayanraya, Detak Indonesia--Hampir sebagian besar kegiatan di Provinsi Riau terutama kegiatan ilegal dikerjakan malam hari. Baik lansir BBM Subsidi, truk ODOL (Over Dimensi Over Loading), illegal logging, kayu gergajian ilegal, rokok ilegal, terkecuali penambangan emas tanpa izin (PETI) umumnya dikerjakan siang hari.

Salah satu pemandangan unik Senin malam (30/6/2025) sekitar pukul 12.45 WIB adalah wartawan kepergok antrean panjang ratusan truk ODOL di Jembatan Timbang (UPPKB) Tenayan Raya di Jalan Lintas Timur Sumatera-Riau yang telah siap beroperasi dan dalam sosialisasi.

Tim investigasi DPP TOPAN RI wilayah Sumbagut, Rahman dan wartawan media ini memergoki ratusan truk Odol melebihi muatan di tengah malam kemarin atre dan tak mau masuk jembatan timbang itu.

Tim yang datang dari arah Pangkalankerinci Pelalawan karena baru keluar dari kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) di Desa Airhitam Kecamatan Ukui dan Desa Lubuk kembang bungo Kabupaten Pelalawan mau kembali ke Kota Pekanbaru menemukan ratusan truk odol yang ketakutan masuk jembatan timbang dan antre di pinggir di luar jembatan timbang parkir di pinggir jalan dari mulai dekat pintu masuk Jembatan Timbang Tenayanraya Km 24 mengular sampai ke arah Pekanbaru.

Petugas loket pelayanan Jembatan Timbang Tenayanraya Pekanbaru Km 24 Rizki yang dikonfirmasi wartawan tengah malam tadi mengatakan mereka masih tahap sosialisasi. Ditanya kenapa truk Odol tak mau masuk dijawab mereka ketakutan kena sanksi. Dan tak ada wewenang Dishub memaksa mereka masuk ke jembatan timbang semasih mereka berada di jalan raya. Itu kalau di jalan raya wewenang polisi lalu lintas, tak ada wewenang Dishub, demikian kata Rizki.

Jembatan Timbang (UPPKB) Tenayan Raya di Jalan Lintas Timur Sumatera-Riau yang telah siap beroperasi dan dalam sosialisasi.







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar