Rokoknya Makin Laku Harga Pelan-pelan Naik

Rokok Diduga Ilegal Beredar Luas di Riau, Bea Cukai Benarkan Rokok Ilegal

Di Baca : 2227 Kali
Rokok diduga ilegal beredar luas di Provinsi Riau, Bea Cukai benarkan ini rokok ilegal karena kotak rokok dan isinya tak sesuai dengan pita cukainya. Rokoknya makin laku harga pelan-pelan naik sebelumnya Rp16.000 per bungkus, kini naik menjadi Rp20.000 per bungkus. Jajaran Bea Cukai Riau kini sedang berupaya menangkap jaringannya. (Aznil Fajri/Detak Indonesia.co.id)
 

"Benar ini, rokok ini diperkirakan ilegal karena bungkusnya tak cocok dengan pita cukainya," kata Daffa dan Sakir kepada tiga wartawan.

Beberapa bulan terakhir sejumlah wartawan sudah mencium banyaknya peredaran rokok ilegal yang umumnya rokok merek baru. Sejumlah kedai rokok di Riau menjualnya. Awalnya harga sekitar Rp16.000 dan Rp17.000 per bungkus. Namun kini ada yang naik menjadi Rp20.000 per bungkus.

"Naik harga rokoknya bang sekarang Rp20.000 per bungkus di Jalan Pattimura Pekanbaru, Riau. Rokok biru warnanya ini bang. Ada juga yang warna hitam. Dua macam warnanya," kata seorang wartawan yang langganan merek rokok baru itu.

Beredar luasnya sejumlah rokok baru, harganya memang di bawah rokok-rokok mahal seharga Rp36.000 per bungkus. Rokok baru yang dicurigai Bea Cukai Riau jenis rokok baru murah itu harganya di bawah Rp20.000 per bungkus. Ini merugikan pemasukan Negara dari pemasukan cukai rokok.

Rokok-rokok ilegal ini selain beredar luas di Pekanbaru, juga beredar luas di Pelalawan, Kuantan Singingi, Kampar, Siak, Indragiri Hulu, Bengkalis, Indragiri Hilir, Rokanhulu, Rokanhilir, Kepulauan Meranti, Dumai. Pengedarnya mengambil barang dari gudang tersembunyi, lalu membawanya pakai ransel, tas kecil yang muat bawa sekitar 15 sampai 20 slof rokok diantar langsung ke sejumlah kedai-kedai dengan harga lebih murah dari rokok yang sudah ada, rokok lama. Cerita rokok ilegal ini sudah menjadi buah bibir dan pembicaraan sejumlah wartawan investigasi. Gudangnya diperkirakan diduga ada di sekitar Buton, Air Molek, Pekanbaru, dan lain-lain. (azf)







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar